Friday, June 08, 2007

Mug Mouse: using your coffee mug as computer mouse


Ini cara baru minum kopi sembari mengoperasikan komputer, Namanya Mug Mouse. Jangan terkecoh dengan gambar. Ini bukan pemanas kopi yang dilengkapi USB. Ini benar-benar cangkir kopi sekaligus mouse.

Seluruh dasar cangkir adalah tombol yang mengindera gerakan dengan bantuan infra red. letakkan saja di meja untuk melakukan klik. Simpel kan?

Mug Mouse adalah kreasi dari Louise Wictoria Klinker yang merupakan bagian dari perangkat yang dia istilahkan sebagai " SLOWEB peripherals"

Dari istilah Sloweb peripherals tentunya kita jadi ngeh untuk siapa alat ini diciptakan. Yap, siapa lagi kalau bukan buat anda yang sedang tidak diburu deadline... Anda yang sedang menikmati MP3 dari komputer, membaca koran online, membaca email, pilih-pilih barang di online shopping atau sekadar mencari teman chatting.
Gimana, pingin mengoleksinya? Minimal untuk saat ini koleksi dulu foto uniknya yang saya peroleh dari web pencipta Mug Mouse ini.


original post by anang, yb

Thursday, June 07, 2007

Soeharto Rayakan Ulang Tahun ke-86


Sugeng riyadi....
Mantan Presiden Soeharto Jumat, 8 Juni 2007, merayakan ulang tahunnya ke-86.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya tetap tidak menerima undangan pesta ultah orang paling beken di republik ini... hehehe...

Doa saya untuk kakek yang satu ini, selamat ulang tahun ya. Moga-moga masih ada umur yang ditambahkan dariNya.
Terima kasih atas segala jasa Pak Harto. karena jasa Bapak, ibu saya bisa menjadi guru SD inpres dengan tenang hingga pensiun lima tahun lalu.
Karena jasa Bapak pula, saya bisa sekolah negeri, dari SD hingga kuliah. Oh ya di jaman Bapak menjadi Presiden, biaya kuliah saya cuma 140ribu satu semester. masih terjangkau untuk ukuran orang tua saya yang -seperti saya sebut- guru SD inpres di Bantul.

Jujur saja saya rindu dengan Bapak. Rindu dengan keadaan aman tenteram. Pejabat pada rukun dengan seragam korpri seluruhnya; acara televisi penuh dengan berita menyenangkan tentang hasil pembangunan; semua buku pelajaran gratis; dan kalaupun ada korupsi, itu pun dilakukan dengan santun tidak norak dan muka badak seperti sekarang.
Kapan ya ada suasana seperti jaman Bapak menjadi presiden dulu? hemmmm, mengapa bapak tidak mencalonkan diri lagi, setidaknya untuk menjadi gubernur Jakarta?

Ah, kangen rasanya melihat berita di TVRI yang menyiarkan kemeriahan ulang tahun bapak. Ada anak-anak berseragam putih-putih berlarian sambil mengibarkan bendera di panggung... disusul dengan lantunan suara emas Titiek Puspa yang berurai air mata bangga sambil bernyanyi," ... kepadamuuu.. bapak kami Soeharto..."

original post by anang, yb

Lemari Kodok Untuk Editor


Maksud hati ingin memanfaatkan fasilitas terjemahan yang ada di internet. Setelah klak-klik sana-sini, ketemulah situs www.inbahasa.com.
Kenapa saya memilih ini? Yah, terutama karena di situs ini kita bisa menerjemahkan beberapa paragraf sekaligus, tidak sekadar kata atau frasa...

Sayangnya, bukannya terbantu, tapi malahan saya musti lebih sering buka-buka kamus.
Lihat saja hasil terjemahan situs tersebut untuk kalimat:
"Write a spell-binding sample chapter and it will showcase your writing to the editor."

Ini dia hasil terjemahan yang disodorkan untuk saya:
"tulis spell-binding bab contoh dan itu akan lemari kodok tulis kamu untuk editor"

Hehehe.... Terima kasih atas bantuannya ya, tapi mending saya buka kamus aja!

original post by anang, yb

Tuesday, June 05, 2007

Katakan Lewat Tulisan Tangan


Ada kartu pos terlempar lewat pagar rumah. Andai lemparan itu terjadi pada akhir bulan, bisa jadi itu adalah cek dari Google Adsense-ku. Tapi bukan kok, walau yang ini juga dari Amrik.

Ada gambar jembatan San Fransisco dengan latar belakang gedung-gedung tinggi seperti di sekitaran jembatan Semanggi, Jakarta. Ah, kawan yang satu ini tidak pernah lupa janji.

"Saya kirim kartu pos suasana san Fransisco ya. Tapi agak lama tibanya. Sabar ya... "

..kata dia beberapa minggu lalu. Thanks. Siang ini kartu pos yang dia janjikan telah tiba.

Ini kali kedua dia kirim kartu pos. Masih seperti yang pertama dulu, dia menulis ucapan dengan tulisan tangan. Moga-moga tulisan tangan dia sendiri :D

Andai kawan saya ini mau, bisa saja dia mengirim ucapan lewat email, atau e-card lengkap dengan animasi, atau huruf yang kelap-kelip. Lagipula, nggak perlu menunggu berhari-hari untuk sampai. Juga tidak perlu repot membeli perangko.

tapi kawan saya memilih menulis ucapan dengan goresan tangan, bukan goyangan mouse komputer. bagi saya... ungkapan lewat tulisan tangan terasa lebih menyentuh.. Amat personal. Amat ekslusif. Karena khusus ditulis hanya untuk satu orang. Thanks ya..

Entah sejak kapan saya mulai secara pribadi menyapa dia lewat email. Tapi yang jelas, blog dia termasuk yang paling rutin saya sambangi. Pun sebaliknya, -sekali dua- dia pun menuliskan komentar pendek di blog ini.

Kali lain, saya pun menuliskan resensi atas buku motivasi yang dia tulis. Juga ketika dia meluncurkan satu e-book yang disebar secara gratis, saya pun secara khusus membuat review yang agak beda. Niat saya cuma satu: sebuah karya yang (amat) inspirasional semestinya jangan diapresiasi dengan ala kadarnya. Dan.. tampaknya dia tidak keberatan dengan review saya...

"Thank you for your continued support..."

tulis dia.
Iya deh sama-sama ya...


original post by anang, yb

Monday, June 04, 2007

Jogja Bakal Mengalami Gempa dan Tsunami -> Besok 7 Juni


Pagi-pagi dapat SMS dari seorang karib di Jogja:

"Pak di jogja rame nih, ada isu gempa+tsunami bsk tgl 7 jun, para bakul2 di psr2 pd kompakan libur ndak jualan, gayeng wis, trs kl yg prcy ma dukun wis pada pasang sajen gitu..."


Nah lho..., bila sistem peringatan dini dari pemerintah tak kunjung mantap, maka rakyat balik maning nang dukun...

Tapi soal peringatan dini bakal ada gempa, rakyat Joja masih teramat percaya dengan tanda-tanda alam, utamanya bentuk awan. Bila di langit ada awan berbentuk ekor komet atau mirip lintasan pesawat jet, maka dijamin dalam waktu tak lama bakal ada lindhu (jawa= gempa).

Coba deh baca fenomena ini di posting saya terdahulu..

original post by anang, yb

Selamat Tinggal Template blog lama....



saatnya melupakan dan mengucapkan selamat tinggal pada template blog yang lama...!
Setelah searching dan memilih sekian banyak blog skin lewat Swicki Eurekster akhirnya pilihan jatuh pada template yang ini, putih dan minimalis.

Template lama yang terkesan suram, gelap, saya relakan untuk diganti setelah setahun menemani dan menjadi citra dari blog Jejak Geografer..
Template itu duluuu... saya pilih sebagai wujud rasa duka yang mendalam atas gempa yang meluluhlantakkan Jogja setahun silam..
Begitu mendalamnya rasa duka atas bencana gempa Jogja, hingga (tanpa sadar) terkumpul 20-an posting mengenai bencana...

Hidup harus terus berjalan!
Saatnya untuk tampil cerah dan penuh gairah !

original post by anang, yb

Tuesday, May 15, 2007

Semoga Busuklah Gigi Pak Menteri


Geram!
Walau mata dan hati kita makin bebal karena terlalu sering mendengar berita korupsi, namun untuk yang satu ini rasanya susah untuk menutup mata.

Detik dotcom menulis tentang korupsi yang dilakukan mantan menteri Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP). Ya, menurut Arfi Bambani Amri -wartawan Detik.com, Dana nonbujeter yang diselewengkan di DKP salah satunya digunakan untuk merawat gigi bapak Menteri. Sejuta topan badai untukmu, pak menteri!

Sumpah serapah pula saya semburkan untuk pihak lain yang konon juga ikut berebut dana non-bujeter. PKS, PPP, Golkar, PSI, KAMMI termasuk yang disebut oleh Didi Sadeli sebagai penikmat uang haram tersebut. Sidang peradilan yang nantinya menguji kebenaran omongan Didi ini. Di luar itu PAN, PDIP, Partai Demokrat termasuk yang disebut-sebut ikut menjilati dana nonbujeter DKP.

Mengapa kita musti geram?

Sebagai salah seorang yang pernah ikut dalam tim monitoring terumbu karang (salah satu tugas penting DKP) saya bisa merasakan betapa beratnya resiko yang musti ditanggung tim surveyor di lapangan.

Betapa untuk memelihara dan melakukan studi terumbu karang, juga memetakan pulau-pulau kecil terluar, seorang surveyor musti bertaruh nyawa, menerjang ombak samudera Indonesia, Laut cina Selatan yang tingginya bisa dua meteran...
Belum lagi resiko saat menyelam, terhanyut alun di dasar samudera..

Ah, disaat karyawan level bawah berjuang dengan idealisme tinggi, untuk menjaga terumbu karang, justeru Pak Menteri asyik membersihkan karang gigi!

Terkutuklah anda Pak Menteri!


original post by anang, yb

Friday, May 11, 2007

Iklan Semen Holcim: "Say No Tiga ...."


Berapa kali dalam sehari anda menyaksikan iklan semen Holcim di TV...?
Iklan ini bercerita tentang buku harian sebuah rumah...
Iklan dibuka dengan perkenalan si rumah: dia bernama Blok C no 3. Ilustrasi gambar pun memperkuat perkenalan ini, diperlihatkan kotak surat di depan rumah bertuliskan Blok C No. 3....
Cerita terus mengalir....

Awalnya saya tidak "ngeh" mengapa iklan ini memakai alamat Blok C no. 3...
Lambat laun saya baru menyadari kenakalan iklan ini!

Coba anda lafalkan alamat rumah tersebut. Bunyi yang keluar hasil pelafalan " C no. 3 " adalah: Say No Tiga....."
Hayo, sudahkah anda menangkap kenakalan Holcim ?

original post by anang, yb

Thursday, May 10, 2007

Holy Rosary

Various means of counting prayers have been used in Christianity since the early church. The Rosary has been a major tool for Roman Catholic prayer for over 500 years. It helps pave the way for Christians to have a greater understanding of the mystery of Christ celebrated within family prayer.

The Rosary is the essence of Christian devotion and is believed to be a powerful tool in the achievement of peace. It is a form of devotion in honor of the Virgin Mary. The rosary prayer is drawn especially upon from the Gospels. It reflects the spirit of the Gospel and that of the Virgin Mary. The rosary is used to encourage a person’s commitment to continue God’s work with the poor.

The most famous prayer Holy Mary gifted to the world is the Rosary. It is a combination prayer requiring recitation of Our Father, ten Hail Marys and a Glory Be to the Father. These are to be recited five times while meditating on the mysteries of the life of Jesus and Mary. The meditations included are joyful, luminous, sorrowful and glorious meditations. These are to be followed by a prayer called the ‘Hail Holy Queen’ and at times the ‘Litany of Loreto’.

The importance of Holy Mary in Catholicism is evident in the fact that many Catholic churches contain side altars dedicated to the Virgin Mary. Witnesses state that messages to humanity have been delivered at major religious sites where it is claimed apparitions or appearances of the mother have occurred. These miraculous emergences of Mother Mary have at most times requested the recitation of the rosary.

Most people have their rosary blessed. This is done through prayer and holy water. The holy rosary is usually designed as a necklace but never worn as one. It is a medium and means of true spiritual enlightenment and peace of mind.

Rosary provides detailed information on Rosary, Rosary Beads, How To Pray The Rosary, Holy Rosary and more. Rosary is affiliated with Online Bible Study.

Tuesday, May 08, 2007

Bisa nggak kamu cerita tentang Kecap Bango ?


Dari blog Mediacare saya nemu pengumuman tentang "Bango Bloggers Contest".
Ini kontes buat kalian yang hobi menulis lewat blog. Lumayan juga buat kalian yang lagi kehabisan ide menulis... Sambil kamu merampungkan naskah untuk kontesnya Mbak Jennie, simak deh catatan kecil tentang "Bango Bloggers Contest" berikut ini:

Untuk turut dalam kontes ini, kamu musti dateng di Festival Jajanan Bango 2007 (FJB 2007). Tuliskan kesan-kesan kamu selama muter-muter di FJB 2007 ke dalam Blog... Nah, kalau kamu yakin tulisan kamu lumayan nggigit, daftarkan saja dalam "Bango Bloggers Contest". Jadual festival, jadual lomba, jadual pengumuman, plus info lebih lengkap lainnya, silakan buka saja blog Mediacare yah...


original post by anang, yb

Thursday, May 03, 2007

Silakan Mencela atau Memuji Ebook "Mindset Sukses" Jennie S. Bev


Jennie S. Bev makin pintar saja mendongkrak loyalitas pembaca blognya. Hobi bagi-bagi hadiah makin sering dia lakukan.
Bila bulan lalu dia bagi-bagi ebook berjudul "Mindset Sukses: Jalur Cepat Menuju Kebebasan Finansial", kali ini dia mengadakan kontes bagi yang mau meresensi ebook tersebut.
Kontes berlangsung singkat saja, yakni sampai tanggal 21 bulan ini.
Soal hadiah, ah. Jangan khawatir. Tersedia 10-20 buku Mindset Sukses versi hardcopy plus tanda tangan Jennie plus foto Jennie.

Ikutan nggak ya..?

Kalau hadiahnya sepertinya saya sudah punya ya. Buku, saya sudah download. Foto, ya tinggal klik kanan dari situs Jennie. Tanda tangan asli ? Yang ini juga sudah punya, karena bulan lalu, Jennie mengirimi saya kartu ucapan plus tandatangan plus kata-kata penuh motivasi yang ditulis tangan....

Hmm, jadi ikutan kontes nggak ya...

nb: Dari Jennie terkirim info baru kalau kontes diperpanjang hingga 31 Mei 2007...
Ayo siapa mau ikut.. Ketik KDI spasi Jennie kirim ke 9090 hehehe..
original post by anang, yb

Wednesday, May 02, 2007

Hilangkan Kesan Gratisan dari Blog Anda


Singkat saja.
Blog anda numpang dari fasilitas gratisan semisal Blogger atau Indosiar?
Nah, untuk menghilangkan kesan gratisan, anda bisa gunakan fasiltas redirect domain name..

Misal:
Semula bernama www.pemujaSBY.blogspot.com
Dengan redirect bisa disulap menjadi www.pemujaSBY.co.nr

Silakan sambangi situs co.nr

Sepanjang blog kamu tidak berisi SPAM, atau majang gambar gitu-gituan, silakan saja manfaatkan fasiltas ini. Gratis Kok. Nggak ada Pop-up. Paling banter kamu disuruh pasang link sebagai wujud terima kasih atas kebaikan budi dia.

Saya sudah manfaatkan untuk beberapa blog saya yakni www.download-ebook.co.nr serta www.satellite-imagery.co.nr.

Ada juga alternatif redirect domain name yang lain. Coba saja kamu search lewat google di bagian atas blog ini. Selamat mencoba ya..

nb:
kalau bener-bener nggak mau keliatan "donaturnya" (kayak comment-nya indah) ya pakai redirect berbayar.. Nggak nyampe 100rb/tahun kok..
Kayak blog ini kan aslinya www.anangyb.blogspot.com..
Order aja via www.webpertamaku.com untuk beli domain name yang kamu mau.

original post by anang, yb

Monday, April 30, 2007

Aku dan Anakku di Luar Nikah


Minggu lalu, aku dan nyonya berulang tahun bersamaan. Ulang tahun pernikahan tentunya. Wuih, tak terasa hidup bersama telah dilalui sejak tahun 1998.

Lumayan lama. Namun jujur saja rasanya kami masih serasa pengantin baru. Eit, maksud aku bukannya kami masih sangat super romantis, atau main peluk di sembarang tempat dan waktu. Serasa pengantin baru itu artinya kami masih hobi bertengkar, saling ngambeg, atau saling adu argumen sampai urat di leher nongol hanya untuk memutuskan apakah AC mau dibersihkan hari ini atau besok. Hahaha…

Hari ini pikiranku melayang ke sekian tahun lalu saat musti menjalani ujian kanonik, semacam uji fit and proper test yang dilakukan pastor terhadap setiap calon pasangan pengantin katholik. Pastor punya hak veto untuk membatalkan rencana pernikahan bila menurut penilaiannya, pasangan calon pengantin punya masalah, baik secara keimanan maupun hubungan sosial.

Untungnya, pastor penguji sudah kukenal baik. Dia pun mengenalku cukup mendalam termasuk koleksi dosa-dosaku selagi masih lajang.

Singkat cerita, bertemulah aku, calon isteriku dan pastor Kirun (begitulah umat biasa memanggil dia) di salah satu gereja di Solo. Di sanalah ujian kanonik bakal digelar.

“Aku musti nanya opo, Nang?” tanya Pastor Kirun sesaat setelah aku duduk di salah satu ruang di pastoran. Aku nyengir walau nyengirku masih kalah lebar dibandingkan nyengirnya pastor Kirun. Lha apa lagi yang mau ditanya? Hampir semua rahasiaku sudah dikantonginya. Diam-diam aku malah tertawa geli, ingat saat masih suka jalan bareng dengan Pastor Kirun yang kala itu masih jadi frater alias calon pastor. Saat-saat dimana kepala kami pening karena kekurangan dana untuk bikin acara anak-anak di gereja. Saking peningnya, kami sempat mengendap-endap ke warung yang jual SDSB, mau nyoba keberuntungan. Siapa tahu tembus. Hahaha…

“Yo wis lah.” Kata Pastor Kirun dengan gerakan badan mengusir aku dari ruangan. “Panggil bojomu masuk.”

Aku ganti keluar. Calonku pun masuk. Karena ujian kanonik selalu berlangsung empat mata, akupun duduk jauh di luar. Kebetulan memang tidak ada kursi di sekitar ruangan itu.

Apa yang ditanyakan Pastor Kirun kepada calon isteriku? Ini dia penuturan calon isteriku sambil dia mengelap keringat sebesar jagung yang meleleh di pipinya yang memerah padam:

“Halo..” sapa Pastor Kirun sambil menyalami calon isteriku.
“Ya, Romo. Halo juga.” Sahut calon isteriku.
Pastor Kirun berbasa-basi sebentar sebelum akhirnya memasang wajah serius.
“Dulu.., calon suamimu dan aku cukup akrab. Bahkan Anang sering tidur di pastoran. Kamu cukup mengenal dia?”
“Yah lumayan, Romo. Kami pacaran sekitar enam tahun.”
Pastor Kirun manggut-manggut. Cukup lama dia tidak berkata apa pun. Calon isteri saya tahu, kalau pastor di depannya memandam sesuatu.
“Kenapa, Romo?”
Pastor Kirun memandang calon isteri saya lekat-lekat.
“Kamu cukup mengenal teman-teman calon suamimu? Termasuk cewek-cewek yang dulu dekat dengan dia?” tanya Pastor Kirun hati-hati.
Calon isteriku tersenyum kecil. “Iya, Romo. Saya juga tahu kalau dia sudah ngentek-entekke (jawa= menghabis-habiskan) cewek mbuantul…”
Rupanya Pastor Kirun tidak tertarik dengan seloroh itu. Mimiknya makin serius.
“Anang juga cerita tentang si Bella Saphira (* nama samaran, tentu saja) ?”
“Yang anak fakultas Sastra, ya Romo? Kalau yang itu saya tau. Dia cewek sebelum saya…”
Pastor Kirun mengangguk.
“Kamu juga tahu kalau Bella Saphira sekarang punya anak?”
Calon isteriku mengangguk pelan. Kepalanya dimiringkan menanti kata-kata pastor berikutnya. Ada apa, sih romo? Teriaknya dalam hati!
“Setiap orang punya masa lalu, termasuk calon suamimu. Dan seringkali masa lalu itu bisa mengganggu janji pernikahan yang satu dan tak terceraikan…, jadi…”
“Jadi maksud Romo, anak itu adalah anak…”
“Gereja katholik memang keras soal larangan perceraian karena itu pikirkan lagi rencana kamu untuk…”
“Mo, bener ya anak itu …” Calon isteriku makin memucat wajahnya…
Pastor Kirun melempar senyuman. “Satu.. kosong…. Hahaha….” Pastor Kirun tergelak. Tubuhnya yang tambun terguncang-guncang.
Dasar Kirun! Sejuta topan badai buat kamu! Calon isteriku masih terlihat sangat senewen walau kini tersenyum lebar…
Lha piye tho…, jare sudah kenal lama, sudah mantap. Lha kok baru segitu sudah mewek.. (mau menangis)….”
Calon isteriku tersipu. “Lha Romo juga tega buanget ngerjain aku… Eh, tapi anak itu siapa sebenarnya bapaknya…?”
Lha embuuuh…!” sahut Pastor Kirun seenaknya.
Dasar!

(jujur saja, kisah ini sudah saya hiperbolakan. Selain agar anda betah membaca hingga titik terakhir, juga supaya citra diri saya tidak anjlok terlalu dalem… hahaha….)






original post by anang, yb

Sunday, April 29, 2007

Sisi Lain Tukang Ojek


Macam mana tukang ojek di pikiranmu?
Ugal-ugalan? Wajah memelas? Dekil? Jaket bau keringat menyengat?

Okey.. Tidak salah. Memang rata-rata tukang ojek seperti itulah adanya.
Nah, beberapa hal berikut ini moga-moga memperkaya kamu tentang sosok seorang tukang ojek:

a. Pakaian
Dalam segala keterbatasannya, tukang ojek pun pingin tampil tidak apa adanya. Pakai sepatu selalu agar lebih menawan. Tukang ojek yang paham, menabukan memakai pakaian warna gelap/ hitam-hitam. Rejeki seret, katanya. Penumpang ogah mendekat karena warna hitam cenderung dianggap orang jahat, gitu.
Demikian pula dengan celana jeans. Celana jenis ini juga jarang dipakai, karena berkesan orang ugal-ugalan. Sedapat mungkin mereka memakai celana "licin" seperti orang kantoran.

b. Penghasilan
Rata-rata 100ribu per hari. Mosok? Yap! Tapi ini khusus tukang ojek yang mangkal di mulut pintu tol. Itu juga musti ugal-ugalan, selip sana-sini, pasang badan di depan bis yang melaju, dan tidak takut ditabok popor senapan milik Brimob yang suka jaga di pintu tol.
Yang rada kalem, bisa dapat 20-35ribu per hari, dengan jadual mangkal dari jam 5 sore hingga 7 malem. Tidak perlu selip sana sini. Cukup mangkal, duduk di sadel dan tebar pesona dengan senyum manis.

c. Tarif
Termurah tiga ribu perak. Tampaknya ada korelasi antara waktu tempuh dengan tarif. Untuk jarak dari pinto tol Bekasi timur ke perumahan Pondok hijau tarifnya tiga ribu saja. Karena cepat, paling tiga menit sudah sampai depan rumah.
Untuk menuju ke Perumahan Dukuh Zamrud ongkosnya 15ribu rupiah, waktu tempuh 15 menit.
Jadi satu menit seribu perak ya..?

d. Latar belakang
Di Jabotabek, sebagian besar tukang ojek adalah pendudk asli yang tidak punya lagi tanah garapan. Rata-rata karena sawah dan kebun sudah terjual untuk lahan perumahan.
Ada juga pendatang yang ikut mengadu nasib menjadi tukang ojek, walau sejatinya bukan profesi ini yang diimpikan saat meninggalkan kampung halaman.
Beli motor -saat ini- sedemikian gampangnya. Bahkan rata-rata dapat kredit tanpa uang muka. Tidak mutlak harus punya SIM.

e. Legalitas
Ojek bukan moda transportasi yang direstui UU. Tapi susahnya minta ampun untuk diberantas. Tukang ojek tidak disiplin? Yang ini mah sudah tahu sama tahu. Profesi apapun di negeri ini selalu dilekati dengan cerita tentang ketidakdisplinan.
Polisi yang paling sering dibuat naik darah. Untuk membuat kapok tukang ojek yang 'pecicilan' (sraduk-sruduk) banyak cara dilakukan polisi. Mulai dari menyuruh push up, menyanyi Indoensia Raya di perempatan jalan hingga yang lagi trend adalah mengisi tangki bensin tukang ojek dengan air comberan... Apa tukang ojek lantas jadi kapok?
Hehe.. tanya deh pada rumput yang bergoyang....
original post by anang, yb

Wednesday, April 25, 2007

Cosa Sudah Diwawancarai


Cosa Aranda makin berkibar saja. Peblogger yang hobi berbagi ilmu ini baru saja diwawancarai jurnalis Radio Singapore International siaran bahasa Indonesia.

Hmm, siapa sih Cosa?

Ah, dia bukan siapa-siapa. Bukan selebritis bukan pula anggota dewan, bukan pula dekan di Jatinangor. Dia masih sekadar peblogger. Orang yang memilki konsistensi untuk menulis secara berkala lewat blog. Untungnya tulisan dia bukan sekadar deretan hahahihi layaknya blog ABG, bukan pula sederet puisi yang hanya dimengerti oleh penulisnya, bukan pula sekadar kumpulan lirik lagu pemancing dollar lewat Adsense.

Cosa menulis tentang dunia internet marketing. Dan itu disuka banyak orang, lebih-lebih karena Cosa seolah tanpa beban berbagi ilmu begitu saja, dan itu membuat orang makin suka.

Cosa yang dulunya bukan siapa-siapa kini lebih tenar. Berkat blog? Yap! Berkat karya tulis? Tentu saja…

Minggu lalu seorang wartawan dengan susah payah mencari rumah saya yang berada di pelosok Bekasi. Konon dia tertarik dengan salah satu tulisan saya di blog ini. Tulisan tentang ponsel yang saya pakai bertualang di Natuna.

“Mas, saya pingin denger cerita tentang ponsel yang paling disuka para petualang,” kata dia lewat telepon sehari sebelum dia datang ke rumah. Oke. Kami pun janjian.

Ini kali kedua saya didatangi wartawan karena sesuatu yang saya tulis. Sekian tahun lalu, gara-gara artikel saya tentang GPS dimuat di Kompas saya dikontak redaksi majalah KomputerAktif (alm). Senang juga bisa ngobrol panjang lebar plus mempraktekkan GPS di atap gedung Kompas-Gramedia di Jl. Gajah Mada, Jakarta. Dan, jadilah tema GPS sebagai laporan utama di KomputerAktif minggu berikutnya.

Jadi? Tekuni saja hasrat menulis via blog. Teruslah berbagi cerita, berita dan kata. Biar banyak orang makin suka.


original post by anang, yb

Saturday, April 21, 2007

PILKADA: jadi Kunci ataukah (masih) Sekadar Gantungan Kunci ?


Bulan lalu saya kehilangan satu kesempatan memperoleh pengalaman baru, jadi panitia pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) di "kampung" saya.

Bukan cuma kesempatan jadi panitia yang menguap, tapi juga kesempatan dapet honor panitia yang (konon) nilanya (saat diterima panitia hanya tinggal) seratus ribu rupiah.
Saya cukup rajin ikut coblosan, termasuk saat milih presiden. Saat itu saya begitu menggebu mensukseskan pemilu sampai-sampai saya tidak mau berlama-lama di bilik pencoblosan. Kasihan yang ngantri di belakang. Jadinya -biar cepat- kartu suara tak perlu saya buka lipatannya. Bluzzz! Tembuslah kartu suara. Ibarat pepatah menggunting eh.. mencoblos dalam lipatan.
Sayangnya, yang begitu tidak bisa saya praktekkan saat Kab. Bekasi ada pilkada. Saya pas melanglang buana di Kepulauan Natuna.

Apakah saya menaruh harapan pada hasil pilkada di Bekasi? Sebetulnya iya, tapi tidak banget-banget.
Saya belum begitu yakin: apa bisa pilkada menjadi KUNCI pembuka pintu menuju Indonesia yang lebih manusiawi, elegan, adil, termasuk menghargai hak-hak saya yang sering dianggap warga minor?
Apa iya, kalau pilkada sukses, dana Bantuan Operasional Sekolah nantinya bisa dicairkan kepala sekolah tanpa disunat orang-orang dinas pendidikan Kabupaten?
Apa iya, nantinya ijin mendirikan rumah ibadah (apapun) bakal semudah ijin mendirikan rumah bilyar?
Apa iya, tidak ada perda aneh-aneh yang bakal bertelur seusai Bupati baru dari partai hitam putih dilantik?

Hemm, bila pilkada tidak juga membawa perubahan yang berarti, itu berarti pilkada barulah sebatas GANTUNGAN KUNCI, asesoris pemanis perjalanan negeri.

original post by anang, yb

Thursday, April 19, 2007

“ngadutrafik 2007″ ulah kegatelan webmaster!


Ngadu jangkrik mah udah biasa sejak jaman nenek moyang. Ngadu rakyat juga udah rutin tiap masa kampanye.
Lha, lantas apaan tuh “ngadutrafik 2007″ ? Semacam balapan di macetnya trafik jalan jakarta?
Jelas ndak to ya...
Ngadutrafik 2007 itu -dengerin nih- semacam lomba adu balap karung di jagad maya.
Kontes ini bakalan ngadu web atau blog. Siapa yang nangkring di urutan paling wahid di search engine, dialah yang bakal dapat hadiah. Bener gitu ya?
Kenapa kontes ini disebut “ngadutrafik 2007″ ? Bisa jadi biar tidak menyinggung perasaan Pedangdut A Rafiq. Soalnya konon kata sahibul hikayat, awalnya kontes ini dinamakan "ngaduArafik 2007".
Gimana kamu?
Gatel juga mau ikutan ngadu trafik ? Ikut aja mumpung gretong.
Oh ya, dosen dan rektor di Jatinangor boleh juga ikutan “ngadutrafik 2007″ kok. Lumayan buat menyalurkan hobi nonton adu fisik mahasiswa!

original post by anang, yb

Wednesday, April 11, 2007

Di internet Anda bisa menemukan banyak tips: mulai dari cara meracik bom hingga mewujudkan kebebasan finansial, konon.


Harian Warta Kota edisi kamis (29/3) menurunkan berita heboh di jagat internet. Sebuah surat elektronik “aneh” beredar di Jakarta. Sang pengirim yang memakai alamat pembunuh @ telkom.net menawarkan jasa membunuh. Dengan kata lain, si pengirim menyatakan dirinya pembunuh bayaran.

Tertarik? Kalau ya, silakan pilih metode yang paling sreg menurut anda: ada modus perampokan, kecelakaan, atau pakai cara tradisional semacam racun.
Biarpun bisa jadi ini sekadar ulah iseng seseorang, tapi tetap saja membuat gerah polisi. Konyolnya, polisi musti memutar otak lebih kencang lagi karena harus mencari delik pidana yang pas untuk kerjaan orang iseng ini. KUHP belum mengatur soal tawaran membunuh orang lain. Hemm, ribet juga ya…

Di awal tahun 2000 –saat Yahoo! masih menjadi mesin pencari teratas- saya menemukan artikel tentang cara meracik bom lewat yahoo! Wow asyik dong! Yap, setidaknya saya menemukan hal baru yang (entah kapan) bisa dicoba. Dari sekian banyak resep membuat bom, ada satu model bom yang sedemikian gampang dibuat.

Namanya bom disket. Bahannya cuma disket, pemulas kuku warna transparan/bening, dan serbuk korek api yang diserut dari pentol korek.
Silakan dikira-kira sendiri cara bikinnya. Saya sih masih hapal luar kepala. Yang jelas dijamin komputer bakal buummm… begitu dia berusaha membaca isi disket.

Tapi sudahlah, tidak perlu terlalu paranoid menghadapi perkembangan internet. Ingatlah pesan Bapak pembangunan kita, H.M. Soeharto: ojo kagetan, ojo gumunan. Jangan gampang kaget, jangan pula gampang terheran-heran.

Memang begitulah watak internet: Alamada. Apa lu mau, gua ada. Tinggal gunakan google atau yahoo! dan dalam sekejap anda bisa menemukan apa yang anda cari. Mulai dari resep masakan, resep bikin bom, resep awet muda, resep memikat lawan jenis, dan… resep mencapai kebebasan finansial selekas mungkin.
Nah, untuk resep yang terakhir itu, Jennie S. Bev -penulis buku bestseller Rahasia Sukses Terbesar- siap berbagi ebook yang tentunya gratis manis. Judulnya rada-rada MLM-minded, Mindset Sukses Jalur Cepat Menuju Kebebasan Finansial

Oke. Bila internet anda kini lagi online, gerakkan saja mouse Anda. Mau nyoba ngontak pembunuh bayaran, nyari tips meracik bom atau subscribe ebook karangan Jennie ? Monggo mawon. ALAMADA!

original post by anang, yb

Saturday, March 24, 2007

Ekspedisi Monitoring Terumbu Karang Kep. Natuna, Indonesia

Video perjalanan ke Natuna yang saya pajang di sidebar konon tak bisa dibuka pakai Internet Explorer. Benarkah? Saya sendiri ngak begitu paham kenapa-kenapanya. Mungkin ada opsi buat nampilin video di internet explorer dimatikan ya?
Atau mau coba pakai Mozilla Firefox ? Sudah sejak lama saya pakai Mozilla Firefox, dan nyatanya video bisa nongol dengan baik... Pakai Mozilla terasa banget bedanya dibandingkan sewaktu masih setia dengan Internet Explorer. Yang Pasti, Mozilla lebih wuuz dibandingkan browser bawaan Microsoft tsb.
Buat yang mau coba-coba pakai Mozilla firefox, silakan download. Ada link-nya di sidebar. Mumpung masih gretong... :D


original post by anang, yb

Tuesday, March 20, 2007

Di Natuna saya membawa dua alat penunjuk arah: GPS dan Buku “Rahasia Sukses Terbesar”

Ada belasan titik lokasi terumbu karang yang harus kami amati. Semuanya –tentu saja- berada di dasar laut. Bukan perkara gampang untuk mencapainya. Laut seringkali dan lebih sering tidak bersahabat. Gelombang setinggi 2 meteran, angin kencang, dan perahu yang tidak stabil membuat kami harus pandai-pandai meniti laut.

Garmin tipe 76CSx cukup dapat diandalkan. Simpel, mudah dioperasikan, layar display lumayan lebar, dan memiliki akurasi hingga 4 meter.

Biarpun seringkali kami tidak mematuhi arah navigasi GPS (karena kami musti memutar menghindari jebakan batu-batu karang yang dangkal), GPS tetap kami genggam. Setidaknya ketika target lokasi sudah masuk radius 500 meter, pandangan kami makin lekat ke layar display.

Hitung mundur saat mendekati titik tujuan dari 500 meter ke 400, 200, …. 50…30..10 hingga 0 meter menjadi saat-saat mendebarkan, menegangkan dan tentu saja mengasyikkan. Kegembiraan makin tergenapi bila tim penyelam dapat menemukan tanda-tanda yang dipasang di lokasi tersebut dua tahun silam, walau mungkin hanya tersisa satu patok dan seutas tali pendek berlapis lumut di dasar laut. Lega sekali!

Inikah rasanya sukses terbesar?


Bagi saya –yang sudah terkontaminasi radioaktif yang terpancar lewat buku “Rahasia Sukses Terbesar”- setiap detik bisa berarti sukses terbesar. Karena sukses adalah mindset, bukan tujuan. Mindset yang mengalir dari resep sukses terbesar nomor satu: BERSYUKUR.

Mensyukuri setiap kesempatan dan kepercayaan yang sudah diulurkan orang lain kepada kita lewat kerja yang sungguh-sungguh, profesional, dan siap memberikan hasil terbaik. I do my best every chance I have.

Mensyukuri setiap hasil yang bisa genggam lewat usaha terbaik di dalam kekurangan kita. Be the best that I can be within my limitations.

Jennie S. Bev lewat buku karangannya “Rahasia Sukses Terbesar” telah menjadi alat navigasi saya dalam menjalani profesi geografer secara self employed. Perjalanan meniti profesi tahun demi tahun tak ubahnya seperti mencari lokasi terumbu karang: dihadang gelombang, angin kencang, dan hamparan batu karang yang tiba-tiba menyembul.

Setidaknya, saya merasa cukup dekat dengan Jennie karena beberapa percik pikirannya sealiran dengan prinsip saya. Ini dia beberapa diantaranya:

a. “semakin banyak saya membagi yang saya punya, semakin banyak pula berkat yang saya punya.”
b. “saya tidak percaya kepada mencari jalan. Sebaliknya saya mengkonstruksi jalan hidup saya sendiri”
c. ‘ketika saya bekerja, saya bermain. Ketika saya bermain, saya bekerja.”
d. ‘tinggalkan ajaran untuk merangkak dari bawah. Berpikirlah out of the box: Saya memulai dari atas!”

Ah, sudahlah. Tulisan ini terlalu panjang untuk sebuah blog bila diteruskan. Yang pasti, 12 hari di Natuna, di ransel biru saya selalu terselip dua alat navigasi. Satu bikinan Garmin dan satu lagi dari Jennie. Berkat keduanya jalan saya lebih terpandu.

Tetap semangat!


original post by anang, yb

Sunday, March 18, 2007

Menggenggam K750i saat Bertualang di Natuna



Ponsel Sony Ericsson K750i yang saya tenteng selama di Natuna ternyata lumayan handal.
Upss, sori! saya tidak sedang bersombong ria, karena ponsel ini tidak lagi mahal. Di pasaran, ponsel ini bisa ditebus dengan merelakan duit 1,5 jutaan (dulu sih awalnya 2,5 jutaan).
Kenapa saya suka ponsel ini? Ini dia beberapa manfaat yang saya peroleh:
- Ada lampu flash light yang bisa dijadikan sebagai lampu senter. Lumayan cemerlang cahayanya. Saat nginap di kampung nelayan yang minim lampu, ponsel ini lumayan membantu untuk meniti jalan menuju kamar kecil. Juga saat membetulkan kompresor pengisi tabung selam.
- Flash light bisa juga disetel sebagai lampu SOS. Aktifkan, dan lampu akan berkedip sendiri sesuai kode SOS
- Ada speaker. Lumayan kenceng untuk menandingi suara mesin kapal yang bikin pekak telinga
- Dilengkapi eksternal data card.
- Video yang dihasilkan lumayan bagus. Saya bikin 70-an video 10 detik, dan belum ada tanda-tanda kalau memory sudah full.
- Lensa kamera berpenutup. Dijamin nggak banyak debu ataupun air laut asin yang memerciki lensa.
- Desainnya kecil, warna hitam. Mudah dikantongin. Model tidak "jadul"
- Fasilitas lainnya ya standar saja: ada game, radio, MP3 player, modem, GPRS, infrared dll.
Tertarik ?
original post by anang, yb

Balik lagi ke peradaban METRO


Akhirnya jalan-jalan bareng "tim kompak dan bersahabat" dari COREMAP berakhir sudah.
Sudah menggumpal di otak sederet kisah seru, unik, maupun yang biasa-biasa saja. Ada juga video perjalanan yang maunya saya pajang di blog.
Tapi saya musti bersabar karena akses internet jadi repot karena musti balik lagi ke warnet, kemarin sebelum berangkat, langganan Speedy saya off-kan dulu.
Setidaknya ada 7 tulisan yang saya buat selama mengisi hari-hari di Kepulauan Natuna. Ada artikel yang khusus untuk koran anak-anak, ada pula yang sekadar buat blog.
Thanks untuk Ibu Jennie. Buku Anda menemani hari-hari saya di laut Natuna..

original post by anang, yb

Monday, March 05, 2007

Pamit sementara waktu...

Lewat blog ini, saya membiasakan diri untuk rutin berbagi cerita setidaknya tiga posting setiap minggunya..
namun karena tuntutan mencari nafkah, maka untuk 12 hari ke depan (terhitung mulai selasa 6 Maret) saya off dulu.
Kebetulan ada rekan yang mengajak saya melakukan survei ekosistem terumbu karang di perairan kepulauan Natuna.
Moga-moga selepas survei saya bisa berbagi cerita unik.
Bye, bye..

original post by anang, yb

Friday, March 02, 2007

Ada Crayon karena saya tidak merokok



Tiga hari lalu istri saya membeli crayon. Cuma sepuluh ribu tapi kualitasnya lumayan bagus. Kebetulan Gramedia sedang memberikan diskon.
Peristiwa kecil ini justeru membuat saya mensyukuri satu hal: untung saya tidak merokok.

Yah. Sepuluh ribu setara dengan sebungkus rokok enak atau satu setengah bungkus rokok rasa biasa. Dan... seharga itulah berjuta-juta orang Indonesia melepaskan uangnya untuk memenuhi kecanduan akan rokok. Nggak peduli semiskin apa mereka, rokok wajib dibeli.

Sepuluh ribu rupiah bisa membuat anak lelaki saya (yang dua tahun umurnya) lebih jinak dari biasa. "Justin bikin pe-er dulu yaaaa..." teriak dia setiap mau mewarnai buku.

Saya jadi berandai-andai: betapa bakal cerdas dan makmurnya negeri ini bila masyarakatnya mau mengalihkan uang rokok untuk hal yang lebih beradab!

JIka sepuluh ribu per hari, maka dalam hitungan satu bulan anda punya uang 300ribu rupiah!
Apa yang bisa anda perbuat dengan uang tiga ratus ribu rupiah dalam sebulan ?
Ini dia sekian banyak alternatif yang bisa anda pilih setiap bulannya:

a. membeli sekaligus 4 buku bestseller: CHANGE! - Rhenald Kashali, Financial Revolution- Tung Desem Waringin, Rahasia Sukses Terbesar - Jennie S. Bev, Menjadi Entrepreneur Sukses - Purdi E. Chandra

b. Membeli sekaligus 5 seri buku Robert Kiyosaki

c. Tamasya sekeluarga dengan menginap satu malam di hotel Pakuan Bogor

d. Membayar les renang plus les sempoa

e. Berlangganan sekaligus: KOMPAS, Nasional Geografi Indonesia, Nova, Bobo, Girls, DAN Sedap Sekejap

f. Berlangganan speedy sebesar 1GB sehingga anak anda, isteri anda dan Anda semakin cerdas dan berwawasan luas

g. Kredit motor bebek

h. Tiap minggu menonton bioskop dengan pasangan tercinta

i. Membeli 150 buku ( 10 ribu dapat lima buku) di bursa buku murah KKG (Kelompok Kompas Gramedia ---> buatlah perpustakan di perumahan Anda.

j. Membiayai/menjadi orang tua asuh dari 6 orang anak SD

k. Sekali sebulan, silakan sholat jumat di musholla di daerah terpencil (atau ikutlah misa di kapel paling sederhana yang pernah anda temui) dan masukkan uang 300 ribu di kotak sumbangan... Dan anda akan paham betapa berharganya uang rokok anda bagi sesama !

(punya inspirasi lain tentang membelanjakan uang rokok ? tuliskan di bagian komentar di bawah ini! )

original post by anang, yb

Thursday, March 01, 2007

Harus Baca: Kristen Itu (Agama) Brisik, Islam Apalagi!

Huaahhaha...
Saya ngakak sampai perut mules baca cerita Mas Murtajib!
rasanya kecepetan bacaku yang 10 kata per detik masih terlalu lelet untuk segera baca ujung cerita: koyo opo yo ending-e ?
Gendeng tenan...! Judul ceritanya aja sudah bombastis,
persis kayak headline koran Lampu Merah.
Biar sama-sama mules, silakan baca cerita yang saya acungi empat jempol:
Kristen Itu (Agama) Brisik, Islam Apalagi!

UPDATE: UUPSS SORRY. SI PEMILIK CERITA TELAH MENUTUP AKSES.

Wednesday, February 28, 2007

Love and Romance in Cibitung



Barusan nengok situs Ebooks gratisan hati ini rasanya mau ngakak...
Situs tersebut aku pasangain iklan friendfinder berupa Banner ajakan bergabung. Jujur saja aku nggak paham soal script.
Nggak tahunya teks pada banner tersebut bisa mendeteksi asal visitor dan otomatis pula nama lokasi muncul pada teks banner.
Karena aku browsing dari Bekasi makanya yang muncul "Love and Romance in Cibitung" hahaha...
Apa kalau aku klik situs Ebooks gratisan dari Solo BAru, tulisan yang muncul menjadi "Love and Romance in Sukoharjo" ? ;)

100% Inisiatif korupsi suap berasal dari pengadilan


Kompas (28/2/2007) Melansir laporan hasil survei Transparency International Indonesia (TII) tentang perilaku korupsi di negeri zamrud kathulistiwa.

Sayangnya berita Kompas ini tidak ada nilai beritanya sama sekali. Ibarat melaporkan kalau rambu yang berupa huruf S dicoret berarti dilarang berhenti!

Semua orang sudah tahu!

Coba simak fakta yang dipaparkan Kompas ini: manakah yang anda belum tahu?

Fakta 1: 100 persen praktik suap yang terjadi di pengadilan inisiatifnya justeru datang dari pihak pengadilan

Fakta 2: Pengusaha selalu dimintai uang pelicin dalam berinteraksi dengan institusi publik

Fakta 3: Instansi yang menempati peringkat tertinggi terjadinya praktik suap adalah peradilan, polisi, dan tentara

fakta 4: ..........

Manakah dari fakta-fakta tersebut yang belum anda tahu ?

(merindukan indonesia yang tidak seperti yang saya tahu....)

--> biar tidak bias (karena saya mengutip Kompas yang mengutip TII) silakan baca saja tulisan selengkapnya....

Monday, February 26, 2007

Satu em buat pak bupati


Terpancing oleh tulisan Irma tentang Dagelan para birokrat, saya jadi ingat kejadian lima tahun lalu.
Waktu itu saya masih menyandang label sebagai pedagang GPS (Global Postioning System). Suatu ketika ada seseorang dari Kalimantan mengontak saya. "Tolong saya dibantu presentasi, Mas. Kebetulan ada prospek bagus disini. Pimpronya gampang diatur kok, biasalah orang pemerintahan" katanya.

Ya sudah. Berangkatlah saya.

Karena saya sekadar membantu presentasi, maka saya tidak peduli soal harga. Kebetulan partner yang satu ini juga baru saya kenal. Lirik punya lirik, saya ngeh juga kalau harga penawaran sudah di-mark up dengan mantap. Dari harga nett 2 milyar disulap jadi jadi 3 milyar! tapi ini sudah lumrah kok. Biasanya 40% dari uang proyek musti "dikembalikan" ke pemilik proyek. Tapi itu dulu lho... Sekarang nggak lagi kok... Maksudnya NGGAK CUMA 40% ! Dulu yang perlu diberi amplop cukuplah pejabat pemegang proyek. Sekarang? orang DPR dan orang partai hampir selalu minta jatah!

Balik ke cerita yang tadi.

Malam sebelum presentasi saya menginap di mess yang dimiliki kantor pemerintah tersebut. Jam sembilan malam pintu kamar diketok. Saya diajak keluar untuk ngobrol dengan utusan pak bupati.

Ngobrol sana-sini akhirnya berujung pada uang proyek. "Maaf, pak," kata utusan pak bupati dengan santun. "Kalau tidak salah nilai proyeknya sudah dibikin jadi tiga em ya?".
Partner saya mengangguk mantap. Tampaknya dia sudah paham bahasa tubuh utusan bupati itu.
"Hmm, begini, pak. Saya dipesan pak bupati. tolong diusahakan bagaimana caranya, pak. Ya istilahnya, nitiplah sedikit untuk pak bupati." kata sang utusan.
"Berapa?" tanya partner saya singkat.
"Cukup satulah, pak.."
"Maksudnya satu juta? atau sepuluh ?"
Sang utusan tampaknya agak kesal melihat reaksi partner saya yang sok bloon.
"Tentu saja satu em, pak." kata utusan pak bupati agak keras.
Gubraak... rasanya saya mau pingsan saja! Enak bener minta jatah satu em! Sejuta badai buat birokrat Indonesia!

(happy ending: proyek akhirnya gagal karena ada makelar lain yang memberi upeti lebih gila! Syukur padamu ya Tuhan...)

Sunday, February 25, 2007

Paskah Macam Apa yang Kau Mau ?


Lagi-lagi Paskah! Ritual yang selalu berulang setiap tahun.

Anda punya rencana apa untuk paskah tahun ini? Mungkin rencana anda tidak jauh beda dengan kebiasaan sebelumnya: ikut pendalaman iman di lingkungan (bila tidak hujan dan tidak ada acara lain), pantang makan ayam (karena takut flu burung), mengisi amplop APP sekedarnya... dst dll..

Tentu saja tidak ada yang salah dengan rencana di atas. Tapi bila Anda ingin sesuatu yang LEBIH, mengapa Anda tidak ingat akan hal yang satu ini: Paskah menuntut TINDAKAN NYATA !

Ya, mari wujudkan rasa syukur kita dengan melakukan sesuatu yang bisa dirasakan orang lain.

Lantas, kira-kira kegiatan apa yang paling dibutuhkan dan bermanfaat untuk sesama kita? Apakah ramai-ramai mengunjungi panti asuhan dengan menyewa bis seharga 1 juta? Atau membagi berkarung-karung beras? Atau cukup dengan merebus telur dan mengundang anak-anak untuk mencarinya?

Ataukah justeru di sekitar rumah Anda ada umat Tuhan yang kedinginan saat hujan, perut koroncongan saat anda tak sanggup lagi menghabiskan makan malam ? Apa yang bisa Anda perbuat untuk orang-orang seperti mereka ?

Sejatinya ada Tuhan yang akan merasa tertolong bila kita:
- mau berbagi jaket untuk tukang ojek yang menggigil kedinginan di pinggir jalan,
- mau berbagi seteguk air minum untuk tukang sampah yang setia mengangkat sampah kita,
- mau merelakan snack sisa rapat untuk office boy kita,
- mau bersapa dengan satpam di tengah malam walau hanya sekali sebulan,
--- Sebab Tuhan ada di dalam diri orang yang menggigil kedinginan, tercekat tenggorokannya menahan haus, maupun di dalam orang yang kesepian ...!

Jurus bertahan hidup di laut setelah musibah


Levina I walau sudah menjadi bangkai masih juga minta korban. Yah, musibah bisa menimpa siapa saja, tidak peduli apakah anda seorang wartawan yang sedang meliput di laut, geografer yang sedang survei di rawa, atau apapun profesi anda.
Berikut ini sedikit tips bertahan di laut bila anda terlanjur mendapat musibah di sana. Materi tulisan saya kutip dari majalah INTISARI edisi Desember 2006.

Jurus Bertahan Hidup di Laut:
a. Jika terjadi sesuatu pada pesawat atau kapal yang Anda tumpangi, usahakan berenang menjauh, terutama jika terjadi ledakan dan api. Menjauhlah dengan melawan arah angin. Jika di permukaan air terdapat banyak api, berenanglah ke dalam air.

b. Selain pelampung, kita dapat menggunakan barang-barang yang dapat mengapung. Biasanya terdapat plastik seperti jerigen atau dry box yang telah dikosongkan.

c. jangan panik dan jangan membuang tenaga. Berat jenis tubuh lebih rendah dari air laut sehinga kita akan lebih mudah mengapung. Ketakutan hanya akan membuat kita cepat tenggelam dan napas terburu-buru akan membuat air mudah tertelan. Bernapas yang dalam justeru membuat tubuh lebih ringan.

d. Agar dapat tetap mengambang, usahakan selalu berpegangan pada barang-barang yang jadi tumpuan. Jika permukaan air relatif tenang, dengan mencelupkan kepala ke dalam air dan merentangkan tangan akan membuat tubuh lebih ringan

e. Walau ada yang mampu bertahan hidup dengan meminum air laut dalam jumlah tertentu, hal itu sebaiknya jangan ditiru. Air laut dapat menyebabkan dehidrasi.

f. Tetaplah menggunakan sepatu untuk mencegah luka, kecuali sepatu boot yang justeru akan menyimpan air dan memberatkan gerakan.

g. Jika bagian tubuh terasa kram, usahakan memencet area tersebut dengan jempol atau telapak tangan. Akan lebih baik jika ada orang lain yang bisa menolong. Beri tekanan di bagian yang kram lalu renggangkan ototnya.

h. Jangan terlalu takut dengan ikan hiu, karena mereka biasanya hanya akan menganggu jika ada pergerakan mencolok atau suara yang keras.

i. Jika yakin kita bisa mengirimkan isyarat, misalnya radio masih berfungsi, maka akan lebih baik jika kita tetap berada disekitar lokasi. Tapi kalau memang tidak ada harapan, bisa diupayakan berenang menuju daratan, terutama jika sudah terlihat garis pantai

Friday, February 23, 2007

Bersyukur tidaklah segampang mengeja ketiga nama mantan suami Angel Elga


Bila tiba-tiba seseorang menyodorkan kertas kepada Anda sambil berkata lantang, "Tuliskan tiga hal yang paling ingin Anda syukuri saat ini!", Apa reaksi Anda ?

Jawaban macam apa yang bakal Anda berikan saat itu? Atau, bisakah Anda seketika menjawab ? Ataukah Anda malah gelagapan?

Semestinya, tiap detik selalu ada hal baru yang bisa kita syukuri. Tiap tarikan nafas seharusnya menghasilkan "jawaban" baru.

Sayangnya, saya (dan mungkin Anda juga) menganggap semua karunia yang kita terima adalah sesuatu yang memang sudah seharusnya kita terima. Memang sudah tugas DIA memberi kita makanan berlimpah, embun pagi yang menyegarkan, keluarga yang menggemaskan, dll...

Limpahan karunia membuat kita mati rasa dan kehilangan kata-kata saat ditodong dengan pertanyaan seperti di atas. Ah, rasanya jauh lebih mudah menuliskan nama tiga laki-laki yang pernah menikah siri dengan Angel Elga daripada menyebutkan tiga hal yang paling ingin kita syukuri !

jadi, pejamkan mata Anda, dan tanyalah diri Anda: jawaban apa yang bakal Anda beri bila pertanyaan itu diberikan kepada Anda saat ini, nanti sepulang kantor, dan besok pagi saat bangun tidur?

Tuhan sertamu, kini dan sepanjang masa. Pasti!

Thursday, February 22, 2007

Di KFC, McD dan Fastfood Indonesia: Banyak yang mengira SAUS adalah KUAH


Banjir saus! Itulah fenomena di hampir semua fastfood di Indonesia. Celakanya, saya termasuk orang yang paling risih melihat makanan yang tak termakan dan akhirnya terbuang.
Coba tengok perilaku sebagian besar pembeli fastfood (entah itu McD, KFC, A&W dll). Seberapa banyak saus tomat dan saos sambal yang menggenangi piring kotor mereka?
Apa dipikirnya SAOS adalah KUAH yang tidak wajib dihabiskan ?
Atau dipikirnya karena boleh mengambil sendiri maka seolah-olah saus adalah rejeki nomplok yang bisa diraup seenaknya...?
Moga-moga Anda tidak termasuk salah satu dari masyarakat berperilaku primitif seperti itu!

Monday, February 19, 2007

Rahma Azhari yang Telanjang dan Pak Royo Pakar Selebmatika


Keringat netter yang memelototi foto (yang diserupakan dengan) Rahma Azhari telanjang belum juga kering. Foto bugil yang konon berjumlah 18 lembar masih hilir mudik dari satu blog ke blog lain, dari satu email ke email lain.
Di balik itu semua kok saya jadi inget temen saya, sebut saja Pak Royo. Sosok yang mirip Sogi temen Aming itu selalu sibuk luar biasa tatkala ada seleb bugil. Cuman karena dia masih level pakar kampung ya seleb yang ditangani baru sebatas seleb dangdutan.
Pak Royo ini dulunya wartawan majalah "Jagading Lelembut". Saat semua orang masih berkutat dengan software WS, WP yang full DOS itu (tahun 80an akhir) dia sudah bisa ngotak-atik Corel Draw. Begitu pinternya dia mainin software itu, majalahnya jadi laris manis. Gimana nggak, lha wong dia bisa bikin gambar Kuntilanak beranak jenglot, kambing berkaki ayam, atau cucakrowo berkepala dua, atau Nyi roro Kidul ikut ndangdutan di Purawisata.
Semuanya cuman modal Corel Draw. Tapi itulah yang bikin majalah "Jagading Lelembut" laris manis. Bodohnya pembaca majalah "Jagading Lelembut" saat itu mirip dengan bodohnya penonton sinetron kita yang hobi nonton adegan kuburan ambles, mayat meletus dll... ho-ek !
Balik ke Pak Royo. Tahun berganti tahun Pak Royo mulai ekspansi. Dunia kuntilanak tak lagi cukup mendatangkan duit. Dunia seleb diliriknya. Walhasil dengan keahlian utak-atik komputer dia pun mulai dimintai komentar saat banyak seleb mulai pamer badan di internet.
Pak Royo pun makin laris. Biar lebih keren, dibuatlah kartu nama dari kertas dengan aroma sabun Lux. Tidak tanggung-tanggung dia menulis kata-kata ini di kartu namanya : Mr. Royo - Pakar Selebmatika...
Uaneh-aneh, dab !

Sunday, February 18, 2007

Stop Press : Jogja Diterjang Angin Puting Beliung

Minggu sore pukul 16.30 WIB kota Jogjakarta diterjang angin vertikal atau biasa dikenal dengan julukan puting beliung. Dari 4 Kecamatan yang terkena bencana, kondisi terparah menimpa dua kecamatan yaitu kecamatan Danurejan dan Gondokusuman.
Stasiun kereta Api Lempuyangan termasuk salah satu bangunan yang tersapu angin. Hingga hari ini dilaporkan lebih dari 1000 bangunan rusak, sejumlah sekolah, fasilitas umum, papan reklame, dan terutama pohon menjadi korban dari bencana yang jarang terjadi di Jogjakarta.
Ikuti perkembangan berita tentang kerusakan kota Jogjakarta akibat puting beliung di www.indonesian-headlinenews.blogspot.com

Wednesday, February 14, 2007

Google Adsense dipasang di Blog Berbahasa Indonesia ? Gampang kok !


Beberapa kali saya membaca pertanyaan di beberapa milis tentang bisa-tidaknya pasang adsense di web/blog berbahasa Indonesia.
Emang bisa ?
Bisa ! dan tidak perlu trik-trik khusus modifikasi web.
Ingat, adsense tidak melulu berupa iklan kontekstual. Masih ada satu lagi yang sering dilupakan: Adsense refferal.
Yup ! Adsense refferal. Banyak keuntungan bisa kita peroleh dengan memasang adsense jenis ini, termasuk di web/blog berbahasa Indonesia sekalipun.
Keuntungan itu antara lain:
1. Untuk refferal adsense selain kita memperoleh dollar karena visitor mengaktifkan keanggotaan di GA, kita juga bakal dapat bonus dollar ketika visitor tersebut mencapai target earn tertentu.
2. Kita boleh secara eksplisit merayu visitor untuk klik adsense refferal kita. Dan ini tidak melanggar TOS. Contohnya bisa dilihat di www.citraresolusitinggi.blogspot.com
3. Web yang diperlukan sangat sederhana dan tidak perlu sering-sering di-update Lihat contoh blog ajakan ikutan Adsense ini.
Pingin tahu cara memasang Adsense di blog ? Baca deh langkah-langkah menyisipkan Adsense di blogspot

Monday, February 12, 2007

Mio H610 : Yang ini bukan untuk dinaiki, tapi sama-sama untuk cewek


Kalau mau tau GPS "ganjen", ya GPS Mio H610 ini.
Lihat saja chasingnya yang soft dan bertaburan bunga. GPS ini memang dirancang agar dibeli para wanita. fasilitasnya pun khas banget, layaknya handphone: photo viewer, games, MP3 dan video player.
Jangan takut tersesat bila di dashboard mobil sudah melekat GPS Mio H610 ini> Menu standar berupa informasi navigasi dapat diaktifkan dengan suara maupun screen instruction.
Tidak hanya itu, GPS ini juga sudah dilengkapi dengan peta dari 24 negara eropa plus sudah mendukung 16 bahasa.
Suka nge-game ? Jangan murung. GPS ini penuh dengan games yang bakal membuat traveling kamu nggak bosenin. Fireball, GameBox Gems, Flux Challenge dan Plumbin Frenzy'adalah beberapa jenis game yang bisa membuatmu hepi di jalan.
Mau beli ?

Thursday, February 08, 2007

indonesian Headline News : Baca koran sekali klik


Blogger sebagai salah satu penyedia blog gratisan terbesar, beberapa waktu lalu meluncurkan versi terbaru. Versi baru ini lumayan menyenangkan khususnya buat orang seperti saya yang tidak punya gen IT.
Dengan blog versi baru ini, banyak komponen blog bisa kita sisipkan cukup dengan click and drag. Beberapa komponen tersebut di antaranya: adsense, RSS feed, HTML/Java code, links, list, gambar dll...
Iseng punya iseng, saya membuat blog baru berjudul Indonesian Headline News . Blog ini memungkinkan saya membaca berita terkini dari kompas, detikcom, indosiar, liputan 6 dll dalam sekali klik. Lumayan kan... ?
Anak saya pun coba bikin blog dengan versi baru blogger tersebut, cek saja blog dia di Kumpulan lagu rohani.

Sunday, February 04, 2007

Banjir : mengubah Kota Metropolitan menjadi Kota Metro empot-empotan

Laporan dari situs Berita Jakarta, mengabarkan banjir yang melanda DKI Jakarta tiga hari terakhir ini mengakibatkan jumlah pengungsi terus bertambah. Hingga Sabtu (3/2) malam, jumlah pengungsi di DKI Jakarta mencapai 111.774 jiwa atau 30.364 Kepala Keluarga (KK).

Genangan air paling parah terjadi di Angke, Jakarta Barat, mencapai dua meter. Bahkan beberapa rumah warga terendam hingga mencapai atap rumah. Banjir terparah nomor dua terjadi di Kawasan Jakarta Utara, yaitu di Kelapa Gading dan Kapuk Muara, ketinggian air berkisar antara 50 cm hingga 180 cm.

Namun, belum semua warga yang berhasil dievakuasi. Pasalnya, selain akses menuju lokasi sulit dijangkau karena sempit, jumlah armada perahu karet yang dikerahkan pun sangat terbatas. Oleh karena itu, masih banyak warga yang belum terevakuasi. Misalnya di wilayah Kelapa Gading Barat masih terdapat sekitar 400 KK yang belum terevakuasi.

Laporan lain dari media TV: banyak cara untuk mengungsi, kalau duit masih berlimpah, sambangi saja hotel-hotel bertingkat di seantero Jakarta. Yap ! Selama beberapa hari terakhir ini tingkat hunian hotel melejit hingga 90an persen wow. Banjir duit untuk pengelola hotel.

Untuk yang tidak banyak duit ada beberapa alternatif yang bisa dipilih. Tetap bertahan di loteng atau genteng, gabung dengan pengungsi lain di emperan, atau pilih an terahir: nginep di kuburan....

Wednesday, January 31, 2007

Yakin, kamu masih Aquarius ?



Andaikata saya ABG tentu kabar ini bakal memaksa saya merubah data diri: saya bukan lagi Aquarius boy tapi kini menjadi Capricornus cute... !

Yup ! Zodiak nyatanya bukan dogma. Bisa berubah, bahkan dalam jangka waktu yang pendek, 50 tahunan. Bentuk bumi yang tidak bulat sempurna serta gerakan rotasinya disebut-sebut sebagai biang keladi pergeseran tangal zodiak. So, zodiak yang dipakai sejak zaman Yunani kuno pastinya tidak up to date lagi.

Berikut ini zodiak yang disempurnakan thn 2000, sebelumnya thn 1950.

Data ini akurat dan disepakati di IAU (International Astronomical Union)

1.Capricornus 21 Jan -16 Feb 26 hari

2.Aquarius 16 Feb - 11 Mar 24 hari

3.Pisces 11 Mar - 18 Apr 38 hari

4.Aries 18 Apr - 13 Mei 25 hari

5.Taurus 13 Mei - 22 Jun 40 hari

6.Gemini 22 Jun - 21 Jul 29 hari

7.Cancer 21 Jul - 10 Ags 20 hari

8.Leo 10 Ags - 16 Sep 37 hari

9.Virgo 16 Sep - 31 Okt 45 hari

10.Libra 31 Okt - 23 Nov 23 hari

11.Scorpius 3 Nov - 29 Nov 6 hari

12.Ophiuchus 29 Nov - 18 Des 19 hari

13. Sagitarius 18 Des - 21 Jan 34 hari

Sunday, January 28, 2007

Pulang ke kotamu #1: Rumah dengan Kutang

27 Januari 2007 saya nengok Jogja. Bukan niat yang disengaja kalau pada tanggal yang sama delapan bulan lalu (27/05/06) rumah saya roboh karena gempa.
Kini rumah saya sudah tegak dan malah lebih tegak dari sebelumnya. Tiap sudut tembok telah disuntik dengan rangkaian besi 12 mm. Walau masih telanjang, belum diplester (sebab sebatas itulah bantuan dari pemerintah) tapi hati sudah lega. Ibu saya sudah berani menginjakkan kaki di Bantul setelah delapan bulan mengungsi.
Full-bata seperti rumah baru kami, tidak berlalu untuk beberapa saudara/tetangga lain. Entah karena dana terbatas atau buru-buru ingin memperbaiki rumah tanpa menunggu terpenuhinya janji Manis Bung JK, banyak warga Jogja membangun rumah dengan model "kutangan". Apa itu kutangan ? Kutang ya kutang, penutup dada yang biasa dipakai simbah-simbah.
Rumah kutangan ibarat wanita (tua) Jawa tempo doeloe. Bawah rapat terbalut kain, atas terbuka dan hanya bertutup kutang.
Rumah kutangan memiliki konstruksi bagian bawah (sekitar satu meter) rapat tertutup bata. Sedangkan atasnya -demi mengirit biaya- ditutupi dengan gedeg, anyaman bambu.
Jadinya malah artistik walau bukan karena alasan itu model ini dipilih.
Kapan mampir ke Jogja ?

Pulang ke kotamu #2: Mengapa Tidak mengemis lagi ?












KAPOK NGEMIS !
Mana ada orang Jogja yang tidak kenal dengan sesanti ini ?

Kapok Ngemis !
bagai mantra yang menyihir orang Jogja
untuk buru-buru menghapus mair mata cengeng

Kapok Ngemis!
Kulino laku prihatin - terbiasa dalam hidup prihatin
membuat orang Jogja menepis wajah keluarga
yang terperangkap puing bersimbah darah

Hidup harus terus dilakoni
Saatnya menggulung tenda-tenda koyak
Tidak perlu lagi berlama-lama memasang raut memelas,
memeras air mata di depan pejabat dan kamera
Atau memaki kanan-kiri atas-bawah hingga ludah muncrat

Matur nuwun
buat SBY-dan JK
walau teramat lambat dan terlambat,
walau tidak sebanyak yang dijanjikan,
tapi tetap matur nuwun: dana rekonstruksi telah mengalir

Kapok Ngemis !
Moga-moga menginspirasi pengungsi di belahan lain di negeri ini.


Pulang Ke Kotamu #3: Gereja Korban Gempa, Gereja Hiawata


Masih dalam rangkaian balik Jogja, Minggu (28/1/07) saya sempatkan mampir dan ikut misa di Gereja St. Jakobus, Klodran Bantul. Kebetulan hampir seluruh masa kecil-remaja saya ditempa disitu. Tentu saja termasuk mencari pacar...;)
Bangunan Gereja tampak masih belum tersentuh semen sejak dikoyak gempa. Tidak ada tanda-tanda untuk segera menancapkan beton, ataupun mendatangkan puluhan truk pasir dan batu kali.
Tapi jangan kaget, ada bangunan gereja darurat yang malah jauh lebih artistik!
Materialnya hampir seluruhnya dari bambu. Bukan berbentuk bedeng, bukan pula joglo yang sok kejawa-jawaan.
Dari jauh, bangunan ini mirip kemah Hiawata, tokoh komik anak indian. Berbentuk kerucut menjulang ke atas. Semuanya ditopang dengan bambu. Anda pernah melihat gereja Poh Sarang di Kediri ? yah, mirip-mirip lah bentuknya. Bedanya, kalau yang di Kediri ditopang dengan kawat-kawat baja, yang ini bener-bener lain. Seratus persen bambu.
Bahkan penutupnya pun dari ruas-ruas bambu yang sudah dibuang ruasnya, kemudian "digepuk" -> dipukul-pukul dengan hati-hati hingga membentuk lembaran selebar kertas A4. Entah ada berapa ribu ruas bambu untuk menciptakan genteng unik ini.
Gereja artistik ini bisa memuat sekitar 50 bangku panjang atau setara 300 umat.
Sayang sekali, saya lupa membawa kamera, hugh !
Oh ya, saya sempat kaget saat diumumkan ada coffe morning seusai misa...
Oalah.., ternyata beberapa ibu-ibu yang sudah berumur sudah menyiapkan beberapa termos kopi dan teh plus bakwan dan lemper di depan gereja !
Sruput..! Nasgitel ... Hangat. Sehangat sapaan, " monggo mas, dipun kedapi lemper ipun..."

NB: tampaknya, gereja katholik memilih untuk menjadi "yang paling akhir" dalam memperbaiki bangunan yang rusak. Benar juga, rasanya terlalu naif bila bangunan tempat ibadat sudah berdiri mentereng dengan cat mengkilat sementara masyarakat sekeliling masih berhimpit di tenda-tenda yang mengoyak.

Donasi untuk partisipasi menegakkan kembali dinding gereja St. Yakobus Bantul klik di sini.

Friday, January 12, 2007

Tour de Djokdja


Situs Yogyes dot com punya gambar keren.
Temanya tentang tempat wisata religius di Jogja. Berhubung sengaja dihubung-hubungkan dengan suasana natal maka yang dikisahkan adalah tentang gua Maria.

Simaklah cerita tentang Sendang Sono,yang disebut-sebut sebagai Lourdes Indonesia;
ada juga Gereja Ganjuran, tempat yang menawarkan kesempatan bertemu Yesus yang global dalam wajah lokal, yang mengenakan surjan dan mendengarkan gamelan; atau yang satu ini : Sendang Sriningsih, tempat ziarah Katholik di Prambanan, kawasan yang terkenal dengan objek wisata religius Hindu Budha.

detailnya, klik saja tour de djoja

Selamat datang di kawasan LOKALISASI

Teorinya, pekerja seks komersial bakal menyusut kalau dibuatkan lokalisasi.
Idem ditto, bajaj pun bakal lenyap dari Jakarta kalau penetapan lokalisasi operasional bajaj juga diterapkan dengan benar.
Dan kini, ada satu lagi lokalisasi: jalur kiri untuk pengendara motor!
Entah apa maksudnya, jangan-jangan setali tiga uang dengan nasib pelacur dan sopir bajaj. Dibatasi ruang geraknya, sukur-sukur makin berkurang jumlahnya.
Tapi, ya gitu deh.. Lihat saja penerapannya di lapangan. Di saat pengendara motor saling berdesak-desakan di jalur kiri, justeru di jalur tengah para sopir bis kota, angkot pada ngetem sesukanya. Nggak juga ditegur atau disuruh push-up.
Yah, gitu deh. Dirgahayu Pak Polisi !

Monday, January 01, 2007

KAIN HITAM UNTUK KORBAN ADAM AIR


Tiada kata lain yang pantas terucap selain....

TURUT BERDUKA ATAS MENINGGALNYA PENUMPANG ADAM AIR PADA TANGGAL 1 JANUARI 2007

Menangislah, bila itu bisa melegakan...
Berdoalah, bila itu kau yakini mampu menghantar jiwa-jiwa ke surga...

"Segala sesuatu ada masanya...
ada lahir ada mati...
Ada kesedihan ada pula kemuliaan..."

God Bless You !

>> baca juga "Tentang Adam Air yang Nyasar - Kita Bangsa Pemaaf" - posting 23/2/2006