Wednesday, January 31, 2007

Yakin, kamu masih Aquarius ?



Andaikata saya ABG tentu kabar ini bakal memaksa saya merubah data diri: saya bukan lagi Aquarius boy tapi kini menjadi Capricornus cute... !

Yup ! Zodiak nyatanya bukan dogma. Bisa berubah, bahkan dalam jangka waktu yang pendek, 50 tahunan. Bentuk bumi yang tidak bulat sempurna serta gerakan rotasinya disebut-sebut sebagai biang keladi pergeseran tangal zodiak. So, zodiak yang dipakai sejak zaman Yunani kuno pastinya tidak up to date lagi.

Berikut ini zodiak yang disempurnakan thn 2000, sebelumnya thn 1950.

Data ini akurat dan disepakati di IAU (International Astronomical Union)

1.Capricornus 21 Jan -16 Feb 26 hari

2.Aquarius 16 Feb - 11 Mar 24 hari

3.Pisces 11 Mar - 18 Apr 38 hari

4.Aries 18 Apr - 13 Mei 25 hari

5.Taurus 13 Mei - 22 Jun 40 hari

6.Gemini 22 Jun - 21 Jul 29 hari

7.Cancer 21 Jul - 10 Ags 20 hari

8.Leo 10 Ags - 16 Sep 37 hari

9.Virgo 16 Sep - 31 Okt 45 hari

10.Libra 31 Okt - 23 Nov 23 hari

11.Scorpius 3 Nov - 29 Nov 6 hari

12.Ophiuchus 29 Nov - 18 Des 19 hari

13. Sagitarius 18 Des - 21 Jan 34 hari

Sunday, January 28, 2007

Pulang ke kotamu #1: Rumah dengan Kutang

27 Januari 2007 saya nengok Jogja. Bukan niat yang disengaja kalau pada tanggal yang sama delapan bulan lalu (27/05/06) rumah saya roboh karena gempa.
Kini rumah saya sudah tegak dan malah lebih tegak dari sebelumnya. Tiap sudut tembok telah disuntik dengan rangkaian besi 12 mm. Walau masih telanjang, belum diplester (sebab sebatas itulah bantuan dari pemerintah) tapi hati sudah lega. Ibu saya sudah berani menginjakkan kaki di Bantul setelah delapan bulan mengungsi.
Full-bata seperti rumah baru kami, tidak berlalu untuk beberapa saudara/tetangga lain. Entah karena dana terbatas atau buru-buru ingin memperbaiki rumah tanpa menunggu terpenuhinya janji Manis Bung JK, banyak warga Jogja membangun rumah dengan model "kutangan". Apa itu kutangan ? Kutang ya kutang, penutup dada yang biasa dipakai simbah-simbah.
Rumah kutangan ibarat wanita (tua) Jawa tempo doeloe. Bawah rapat terbalut kain, atas terbuka dan hanya bertutup kutang.
Rumah kutangan memiliki konstruksi bagian bawah (sekitar satu meter) rapat tertutup bata. Sedangkan atasnya -demi mengirit biaya- ditutupi dengan gedeg, anyaman bambu.
Jadinya malah artistik walau bukan karena alasan itu model ini dipilih.
Kapan mampir ke Jogja ?

Pulang ke kotamu #2: Mengapa Tidak mengemis lagi ?












KAPOK NGEMIS !
Mana ada orang Jogja yang tidak kenal dengan sesanti ini ?

Kapok Ngemis !
bagai mantra yang menyihir orang Jogja
untuk buru-buru menghapus mair mata cengeng

Kapok Ngemis!
Kulino laku prihatin - terbiasa dalam hidup prihatin
membuat orang Jogja menepis wajah keluarga
yang terperangkap puing bersimbah darah

Hidup harus terus dilakoni
Saatnya menggulung tenda-tenda koyak
Tidak perlu lagi berlama-lama memasang raut memelas,
memeras air mata di depan pejabat dan kamera
Atau memaki kanan-kiri atas-bawah hingga ludah muncrat

Matur nuwun
buat SBY-dan JK
walau teramat lambat dan terlambat,
walau tidak sebanyak yang dijanjikan,
tapi tetap matur nuwun: dana rekonstruksi telah mengalir

Kapok Ngemis !
Moga-moga menginspirasi pengungsi di belahan lain di negeri ini.


Pulang Ke Kotamu #3: Gereja Korban Gempa, Gereja Hiawata


Masih dalam rangkaian balik Jogja, Minggu (28/1/07) saya sempatkan mampir dan ikut misa di Gereja St. Jakobus, Klodran Bantul. Kebetulan hampir seluruh masa kecil-remaja saya ditempa disitu. Tentu saja termasuk mencari pacar...;)
Bangunan Gereja tampak masih belum tersentuh semen sejak dikoyak gempa. Tidak ada tanda-tanda untuk segera menancapkan beton, ataupun mendatangkan puluhan truk pasir dan batu kali.
Tapi jangan kaget, ada bangunan gereja darurat yang malah jauh lebih artistik!
Materialnya hampir seluruhnya dari bambu. Bukan berbentuk bedeng, bukan pula joglo yang sok kejawa-jawaan.
Dari jauh, bangunan ini mirip kemah Hiawata, tokoh komik anak indian. Berbentuk kerucut menjulang ke atas. Semuanya ditopang dengan bambu. Anda pernah melihat gereja Poh Sarang di Kediri ? yah, mirip-mirip lah bentuknya. Bedanya, kalau yang di Kediri ditopang dengan kawat-kawat baja, yang ini bener-bener lain. Seratus persen bambu.
Bahkan penutupnya pun dari ruas-ruas bambu yang sudah dibuang ruasnya, kemudian "digepuk" -> dipukul-pukul dengan hati-hati hingga membentuk lembaran selebar kertas A4. Entah ada berapa ribu ruas bambu untuk menciptakan genteng unik ini.
Gereja artistik ini bisa memuat sekitar 50 bangku panjang atau setara 300 umat.
Sayang sekali, saya lupa membawa kamera, hugh !
Oh ya, saya sempat kaget saat diumumkan ada coffe morning seusai misa...
Oalah.., ternyata beberapa ibu-ibu yang sudah berumur sudah menyiapkan beberapa termos kopi dan teh plus bakwan dan lemper di depan gereja !
Sruput..! Nasgitel ... Hangat. Sehangat sapaan, " monggo mas, dipun kedapi lemper ipun..."

NB: tampaknya, gereja katholik memilih untuk menjadi "yang paling akhir" dalam memperbaiki bangunan yang rusak. Benar juga, rasanya terlalu naif bila bangunan tempat ibadat sudah berdiri mentereng dengan cat mengkilat sementara masyarakat sekeliling masih berhimpit di tenda-tenda yang mengoyak.

Donasi untuk partisipasi menegakkan kembali dinding gereja St. Yakobus Bantul klik di sini.

Friday, January 12, 2007

Tour de Djokdja


Situs Yogyes dot com punya gambar keren.
Temanya tentang tempat wisata religius di Jogja. Berhubung sengaja dihubung-hubungkan dengan suasana natal maka yang dikisahkan adalah tentang gua Maria.

Simaklah cerita tentang Sendang Sono,yang disebut-sebut sebagai Lourdes Indonesia;
ada juga Gereja Ganjuran, tempat yang menawarkan kesempatan bertemu Yesus yang global dalam wajah lokal, yang mengenakan surjan dan mendengarkan gamelan; atau yang satu ini : Sendang Sriningsih, tempat ziarah Katholik di Prambanan, kawasan yang terkenal dengan objek wisata religius Hindu Budha.

detailnya, klik saja tour de djoja

Selamat datang di kawasan LOKALISASI

Teorinya, pekerja seks komersial bakal menyusut kalau dibuatkan lokalisasi.
Idem ditto, bajaj pun bakal lenyap dari Jakarta kalau penetapan lokalisasi operasional bajaj juga diterapkan dengan benar.
Dan kini, ada satu lagi lokalisasi: jalur kiri untuk pengendara motor!
Entah apa maksudnya, jangan-jangan setali tiga uang dengan nasib pelacur dan sopir bajaj. Dibatasi ruang geraknya, sukur-sukur makin berkurang jumlahnya.
Tapi, ya gitu deh.. Lihat saja penerapannya di lapangan. Di saat pengendara motor saling berdesak-desakan di jalur kiri, justeru di jalur tengah para sopir bis kota, angkot pada ngetem sesukanya. Nggak juga ditegur atau disuruh push-up.
Yah, gitu deh. Dirgahayu Pak Polisi !

Monday, January 01, 2007

KAIN HITAM UNTUK KORBAN ADAM AIR


Tiada kata lain yang pantas terucap selain....

TURUT BERDUKA ATAS MENINGGALNYA PENUMPANG ADAM AIR PADA TANGGAL 1 JANUARI 2007

Menangislah, bila itu bisa melegakan...
Berdoalah, bila itu kau yakini mampu menghantar jiwa-jiwa ke surga...

"Segala sesuatu ada masanya...
ada lahir ada mati...
Ada kesedihan ada pula kemuliaan..."

God Bless You !

>> baca juga "Tentang Adam Air yang Nyasar - Kita Bangsa Pemaaf" - posting 23/2/2006

Friday, December 29, 2006

Beli E-BOOK di internet ? Urghhh....


Bulan lalu sempet dapet kiriman wesel dari Google Adsense.
Lumayan, rejeki nomplok.
Buat apa ya...?
Iseng-iseng cari ebook tentang desain web dan desain ebook.
Ada satu yang iklannya keren dan "menjual" banget.
Beli dech !
Hari ini aku udah kelar baca ebooknya.
bagus nggak ?
Bagus sih menurut aku. Ternyata iklannya nggak ngibul.
Dapat banyak trik buat mendongkrak dollar google adsense.
Coba dech klik web ebook ini...
Boleh juga untuk batu loncatan ke bisnis internet sebenarnya.

Tuesday, December 26, 2006

Siapa Sahabat Santa ?


Natal kemaren ada foto bareng Santa Claus di Gereja Arnoldus Bekasi. Ada juga acara bagi-bagi doorprize.
"hayo... siapa yang tau nama orang item yang setia menemani Santa claus?' tanya pembawa acara.
Beberapa anak dengan penuh semangat mengangkat jari tinggi-tinggi.
Anak pertama menjawab setengah ragu," Pit.... terpan.." jawabnya. Huuu.
Anak kedua menjawab dengan mantap, "Brat Pitt !"
Barulah anak ke lima yang benar menjawab !
Aduuh malang benar nasibmu Piet Hitam!
Soal ketenaran, engkau masih kalah jauh dibandingkan Ariel Peterpan dan Brat Pitt!

Turut mengucapkan : selamat "haram" Natal...


Awal tahun 90-an saya mulai mendengar hal ini: mengucapkan selamat natal adalah haram hukumnya, begitulah fatwa MUI...
Jujur saja, saya terlalu bodoh untuk bisa membedakan antara kata haram dan najis. Jadinya kalau mengucapkan "selamat natal" sebagai sesuatu yang haram, berarti natal juga najis ya...
Saya setengah tidak percaya ada fatwa semacam itu. tapi mau bagaimana lagi. Buktinya di banyak tempat, kabar soal fatwa itu sedemikian berhasil disosialisasikan. Ya, toleransi memang penting. tapi menjaga akidah adalah harga mati. Yo wis...
Satu natal, dua natal terlewati. Masih juga ada satu dua sahabat muslim mengulurkan tangan, mengembangkan senyum dan berucap "selamat natal ya.." Terima kasih ya...
Belasan tahun terlampaui, belasan hari natal terlewati.
Hari natal ini ada yang beda. Setidaknya ada kesadaran bahwa saya telah menyimpan satu kebodohan: mempercayai sesuatu tanpa merasa perlu mencari data tekstualnya.
Nyatanya: MUI tidak pernah sama sekali mengeluarkan fatwa yang mengharamkan pengucapan selamat hari natal...!
Hah ?
Ya sudah... tidak perlu didramatisir...
Merry christmas, euy !

(klik disini untuk membaca Fatwa MUI yang disangka melarang pengucapan selamat hari natal)
Fatwa MUI tentang NATAL

Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia, setelah :

Memperhatikan
Perayaan Natal bersama pada akhir-akhir ini disalah artikan oleh
sebagian ummat Islam dan disangka dengan ummat Islam merayakan Maulid
Nabi Besar Muhammad SAW.
Karena salah pengertian tersebut ada sebagian orang Islam yang ikut
dalam perayaan Natal dan duduk dalam kepanitiaan Natal.
Perayaan Natal bagi orang-orang Kristen adalah merupakan ibadah.

Menimbang :
Ummat Islam perlu mendapat petunjuk yang jelas tentang Perayaan Natal
Bersama.
Ummat Islam agar tidak mencampur adukkan aqiqah dan ibadahnya dengan
aqiqah dan ibadah agama lain.
Ummat Islam harus berusaha untuk menambah Iman dan Taqwanya kepada
Allah SWT.
Tanpa mengurangi usaha ummat Islam dalam Kerukunan Antar Ummat
Beragama di Indonesia.

Meneliti kembali :
Ajaran-ajaran agama Islam, antara lain:

Bahwa ummat Islam diperbolehkan untuk bekerja sama dan bergaul dengan
ummat agama-agama lain dalam masalah-masalah yang berhubungan dengan
masalah keduniaan, berdasarkan atas:
Al Qur`an surat Al-Hujurat ayat 13: "Hai manusia, sesungguhnya Kami
menciptakan Kamu sekattan dari seorang laki-laki dan seorang
perempuan dan Kami menjadikan kamu sekalian berbangsa-bangsa dan
bersuku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang
paling mulia diantara kamu disisi Allah adalah orang yang bertaqwa
(kepada Allah), sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha
Mengenal."
Al Qur`an surat Luqman ayat 15:"Dan jika kedua orang tuamu memaksamu
untuk mempersekutukan dengan aku sesuatu yang kamu tidak ada
pengetahuan tentang itu, maka janganlah kamu mengikutinya, dan
pergaulilah keduanya di dunia ini dengan baik. Dan ikutilah jalan
orang yang kembali kepada-Ku, kemudian kepada-Ku lah kembalimu, maka
akan Ku-berikan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan."
Al Qur`an surat Mumtahanah ayat 8: "Allah tidak melarang kamu (ummat
Islam) untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang
(beragama lain) yang tidak memerangi kamu karena agama dan tidak pula
mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang
yang berlaku adil."
Bahwa ummat Islam tidak boleh mencampuradukkan aqiqah dan peribadatan
agamanya dengan aqiqah dan peribadatan agama lain berdasarkan :
Al Qur`an surat Al-Kafirun ayat 1-6:"Katakanlah hai orang-orang
kafir, aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan
penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi
penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah pula menjadi
penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmulah agamamu dan untukkulah
agamaku."
Al Qur`an surat Al Baqarah ayat 42: "Dan jika kedua orang tuamu
memaksamu untuk mempersatukan dengan aku sesuatu yang kamu tidak ada
pengetahuan tentang itu, maka janganlah kamu mengikutinya dan
pergaulilah keduanya di dunia ini dengan baik Dan ikutilah jalan
orang yang kembali kepada-Kita, kemudian kepada-Kulah kembalimu, maka
akan Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan."
Bahwa ummat Islam harus mengakui kenabian dan kerasulan Isa Al Masih
bin Maryam sebagaimana pengakuan mereka kepada para Nabi dan Rasul
yang lain, berdasarkan atas:
Al Qur`an surat Maryam ayat 30-32: "Berkata Isa: Sesungguhnya aku ini
hamba Allah. Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku
seorang nabi. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana
saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku mendirikan shalat dan
menunaikan zakat selama aku hidup. (Dan Dia memerintahkan aku)
berbakti kepada ibumu (Maryam) dan Dia tidak menjadikan aku seorang
yang sombong lagi celaka."
Al Qur`an surat Al Maidah ayat 75: "Al Masih putera Maryam itu
hanyalah seorang Rosul yang sesungguhnya telah lahir sebelumnya
beberapa Rosul dan ibunya seorang yang sangat benar. Kedua-duanya
biasa memakan makanan(sebagai manusia). Perhatikanlah bagaimana Kami
menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami),
kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan
ayat-ayat Kami itu)."
Al Qur`an surat Al Baqarah ayat 285 : "Rasul (Muhammad telah beriman
kepada Al Qur`an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian
pula orang-orang yang beriman) semuanya beriman kepada Allah,
Malaikat-malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya dan Rasul-Nya. (Mereka
mengatakan) : Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan
yang lain) dari Rasul-rasulnya dan mereka mengatakan : Kami dengar
dan kami taat. (Mereka berdoa) Ampunilah Ya Tuhan kami dan kepada
Engkaulah tempat kembali."
Bahwa barangsiapa berkeyakinan bahwa Tuhan itu lebih daripada satu,
Tuhan itu mempunyai anak Isa Al Masih itu anaknya, bahwa orang itu
kafir dan musyrik, berdasarkan atas :
Al Qur`an surat Al Maidah ayat 72 : "Sesungguhnya telah kafir orang-
orang yang berkata : Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera
Maryam. Padahal Al Masih sendiri berkata : Hai Bani Israil, sembahlah
Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan
(sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga
dan tempatnya ialah neraka, tidak adalah bagi orang zhalim itu
seorang penolong pun."
Al Qur`an surat Al Maidah ayat 73 : "Sesungguhnya kafir orang-orang
yang mengatakan : Bahwa Allah itu adalah salah satu dari yang tiga
(Tuhan itu ada tiga), padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain
Tuhan yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka
katakan itu pasti orang-orang kafir itu akan disentuh siksaan yang
pedih."
Al Qur`an surat At Taubah ayat 30 : "Orang-orang Yahudi berkata Uzair
itu anak Allah, dan orang-orang Nasrani berkata Al Masih itu anak
Allah. Demikianlah itulah ucapan dengan mulut mereka, mereka meniru
ucapan/perkataan orang-orang kafir yang terdahulu, dilaknati Allah-
lah mereka bagaimana mereka sampai berpaling."
Bahwa Allah pada hari kiamat nanti akan menanyakan Isa, apakan dia
pada waktu di dunia menyuruh kaumnya, agar mereka mengakui Isa dan
Ibunya (Maryam) sebagai Tuhan. Isa menjawab "Tidak" : Hal itu
berdasarkan atas :
Al Qur`an surat Al Maidah ayat 116-118 :
"Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: Hai Isa putera Maryam adakah
kamu mengatakan kepada manusia (kaummu): Jadikanlah aku dan ibuku dua
orang Tuhan selain Allah, Isa menjawab : Maha Suci Engkau (Allah),
tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku
(mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya tentu Engkau telah
mengetahuinya, Engkau mengetahui apa yang ada pada diri Engkau.
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Aku tidak
pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang engkau perintahkan
kepadaku (mengatakannya), yaitu : sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu
dan aku menjadi saksi terhadapa mereka selama aku berada di antara
mereka. Tetapi setelah Engkau wafatkan aku, Engkau sendirilah yang
menjadi pengawas mereka. Engkaulah pengawas dan saksi atas segala
sesuatu. Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah
hamba-hamba-Mu dan Jika Engkau mengampunkan mereka, maka sesungguhnya
Engkau Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana."
Islam mengajarkan Bahwa Allah SWT itu hanya satu, berdasarkan atas Al
Qur`an surat Al Ikhlas :
"Katakanlah : Dia Allah yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang segala
sesuatu bergantung kepada-Nya. Dia tidak beranak dan tidak pula
diperanakkan. Dan tidak ada seorang pun / sesuatu pun yang setara
dengan Dia."
Islam mengajarkan kepada ummatnya untuk menjauhkan diri dari hal-hal
yang syubhat dan dari larangan Allah SWT serta untuk mendahulukan
menolak kerusakan daripada menarik kemaslahatan, berdasarkan atas :
Hadits Nabi dari Nu`man bin Basyir : "Sesungguhnya apa apa yang halal
itu telah jelas dan apa apa yang haram itu pun telah jelas, akan
tetapi diantara keduanya itu banyak yang syubhat (seperti halal,
seperti haram) kebanyakan orang tidak mengetahui yang syubhat itu.
Barang siapa memelihara diri dari yang syubhat itu, maka bersihlah
agamanya dan kehormatannya, tetapi barang siapa jatuh pada yang
syubhat maka berarti ia telah jatuh kepada yang haram, semacam orang
yang mengembalakan binatang makan di daerah larangan itu. Ketahuilah
bahwa setiap raja mempunyai larangan dan ketahuilah bahwa larangan
Allah ialah apa-apa yang diharamkan-Nya (oleh karena itu hanya haram
jangan didekati)."
Kaidah Ushul Fiqih
"Menolak kerusakan-kerusakan itu didahulukan daripada menarik
kemaslahatan-kemaslahatan (jika tidak demikian sangat mungkin
mafasidnya yang diperoleh, sedangkan masholihnya tidak dihasilkan)."

Memutuskan

Memfatwakan
Perayaan Natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan
menghormati Nabi Isa AS, akan tetapi Natal itu tidak dapat dipisahkan
dari soal-soal yang diterangkan diatas.
Mengikuti upacara Natal bersama bagi ummat Islam hukumnya haram.
Agar ummat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah
SWT dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan Natal.

Jakarta, 1 Jumadil Awal 1401 H
7 Maret 1981

Komisi Fatwa
Majelis Ulama Indonesia

Ketua Sekretaris

K.H.M SYUKRI. G Drs. H. MAS`UDI

Sunday, December 17, 2006

Christmas Gifts

By Sean Carter

It's almost a custom these days to wish ‘Merry Christmas' with Christmas gifts. The current tradition of giving gifts on Christmas came into popular practice following the Three Wise Men's (Magi) gifts to baby Jesus. Gift-giving during Christmas is primal to the age-old tradition of Christmas, and this took larger proportions slowly through the years with the rise of consumerism. Now if you come to think of it, today's Christmas is really impaired without those big boxes in colorful wrappers tied up with glistening ribbons and piled up at the foot of the Christmas evergreen, those red stockings chock-a-block with Santa's givings, those warm cards displayed on the mantle and many more sweet Christmas surprises. Evidently Christmas gifts have become integral to our Christmas holidays ! Every Christian bears the spirit of giving and sharing on Christmas. So what are you planning to gift your dear ones this Christmas ? Here are some Christmas gift ideas for you to check out:

Christmas gifts can be anything from some pretty flowers to a chic jewelry. So then, you can never fall short of ideas when it comes to Christmas gifts. Flowers are wonderful gifts for all occasions. And they can brighten up days on Christmas too !

Christmas gift baskets are wonderful ideas for Christmas presents as well. You can make one yourself or buy one for your friends, siblings or sweetheart anytime. A gift basket stuffed with cookies, chocolates and other little surprises would surely make the difference to your loved ones' days !

• Gift certificates for Christmas won't be bad ideas either. So send all your wishes and good cheer in a piece of envelope and fly them to your dear ones on Christmas.

Christmas decorations can be good Christmas gifts too. A box of Christmas ornaments would instantly set the sparkles in the hearts of the receivers on the holidays.

• How about some stunning necklace, pendant or earrings for the women folk this Christmas ? For all their proverbial craving for "all that shines", they would simply slobber over these well-chosen Christmas gifts of yours !

• Wines and cigars as Christmas gifts are bound to strike the right chord for the men folk. These would sweep them off their feet and you can't help spot that glint in their eyes once they get the sleek wine bottle or the splendid cigar-case as Christmas presents.

• Candle-stands, photo-frames, doormats, wall hangings, nice paintings, flower vases, garden accents, personalized plaques-all these could just be your choice for this Christmas season. What's unique with these is that these are good gift ideas for your boss, colleagues, teacher, Reverend, neighbors and other acquaintances too. Home decors always make cool Christmas gifts.

• DVDs, music CDs, music accessories, audio books and musical instruments would be perfect Christmas gifts for your music lover buddies. So why not drop them these surprise gifts this holiday ?

• Sports goods for sports nuts, electronic gadgets for the gizmo buffs, or may be some fitness equipment for the health freaks-choose your Christmas gifts wisely and well in advance to avoid the rush of the Christmas shopping season.

• Cool Christmas toys-mini Santa, reindeer sledges, little elves, musical trees, Christmas story books, puzzles, Christmas games, pretty dolls, macho trains and cars-are all peachy Christmas gift ideas for the kiddos that are waiting to be picked !

• Christmas lights and lamps are yet some more glowing ideas for Christmas gifts. And these are all the rage during this season too.

Sean Carter writes on holidays, Christmas Day and world events. He also writes on family, relationships, Christmas, religion, love and friendship. He is a writer with special interest in ecard industry and writes for 123greetings.com. He is an active blogger at Christmas Blog

Free download ebooks : Christian spiritual classics

The following ebooks are Christian spiritual classics available as
free downloads from the Catholic Planet web site.



Source
Catholic Planet web site

Sunday, December 10, 2006

Kita bukan eM Ee, bukan pula Ye Zet

Biarkan saja orang parpol dan pedangdut berasyik-masyuk. Itu lagu lama yang dilantunkan sejak Orde Baru menguasai negeri ini.
Bicara soal asyik-masuk dan dikaitkan dengan janji pernikahan, saya jadi ingat Mas Jiti. Dia garang saat menjadi korlap penentang orde baru. badannya item karena keseringan demo di jalanan. Tapi dia keok di hadapan pastor.
Kala itu dia sedang menjalani ujian kanonik -semacam uji fit and proper test- yang wajib dijalani orang katholik saat mau menikah. Pengujinya pastor. Dan pastor berhak untuk berkata TIDAK bila dirasa pasangan calon nikah bermasalah.
"apakah kamu mengakui perkawinan katholik adalah perkawinan yang SATU dan tidak TERCERAIKAN?" tanya pastor.
"Ya, romo." jawab Mas Jiti tangkas.
"Apa yang akan kamu lakukan bila kata orang, isterimu berselingkuh?".
"Saya tidak akan mempercayainya, romo. Saya sangat mengenal dia."
"Apa yang akan kamu lakukan bila kamu sendiri memergoki isterimu berselingkuh?"
"Saya tetap mencintainya, romo." jawab Mas Jiti dengan intonasi lebih lambat. "Saya akan membimbingnya, romo."
Pastor menatap Mas Jiti dengan tajam. "Apa yang akan kamu lakukan bila kamu memergokinya di kamar hotel ?"
Mas Jiti tidak langsung menjawab. Ada keringat sebesar biji jagung di tengkuk dan keningnya. "Saya tetap akan mempertahankan perkawinan saya, romo. Semampu saya. Dengan bantuan Tuhan tentunya."
Pastor semakin bersemangat. "Apa yang akan kamu lakukan bila isterimu lebih menyukai pasangan selingkuhnya daripada kamu ?"
Mas jiti gelisah.
Pastor lebih bersemangat sekarang. "Apa yang akan kamu lakukan bila isterimu meninggalkan kamu dan tinggal serumah dengan pasangan selingkuhnya ?"
Mas jiti mati kutu. Tak ada lagi suara menggelegar sekeras orasinya di depan gedung DPR.
Pastor memandang Mas Jiti dengan pandangan lebih teduh. "Apa yang akan kamu lakukan bila isterimu tinggal serumah dengan pasangan selingkuhnya, hamil, punya anak, dan akhirnya pindah agama mengikuti pasangan selingkuhnya ?"
Mas Jiti lemas. Mulutnya terkunci. Persis seperti pejabat yang sering dia umpat-umpat seenak perutnya.

>> Tempatkan Tuhan sebagai "orang ketiga" dalam perkawinanmu. Posisikan Dia ditengah-tengah. Dialah power glue perkawinan. Kekuatan yang merekatkan. Bila itu kamu lakukan sejak awal mengikat janji, niscaya tidak ada hantu perkawinan mengejarmu dengan pertanyaan: "Apa yang akan kamu lakukan bila ..."
Tetap semangat! anang, yb

Aa' menikah lagi

Saya menikah lagi ? Hehe.. saya tidak cukup pede untuk melakukan itu ;)
Apalagi perkara poligami -buat saya dan isteri- sudah dianggap closed case.
Di mata saya, nyaris tidak ada poligami tanpa diawali dengan perselingkuhan!
Tidak percaya ? cobalah berpikir jernih dan ingat-ingat saat awal Anda hendak menikah ...(buat yang belum menikah, silakan berandai-andai saja ya..).
Bila sepasang insan hendak menikah tentu diawali dengan perkenalan. Disusul dengan hubungan yang spesial. Disusul dengan bincang-bincang serius. Diteruskan dengan ketok palu: ayo menikah.
Adakah suami yang melakukan proses itu sepengetahuan isteri pertama ? Ayo tunjuk tangan !
Bila suami mempunyai hubungan spesial dengan wanita (lain walau itu calon isteri kedua) tanpa sepengetahuan isteri pertama, itulah perselingkuhan.
Bila suami sering bertemu dengan calon isteri kedua untuk membicarakan hubungannya yang kian serius tanpa sepengetahuan isteri pertama, itulah perselingkuhan.
Bagi saya, menempatkan wanita lain dalam posisi istimewa di hati kita: itulah perselingkuhan.
Bisakah anda menikah lagi tanpa berselingkuh ? (bisa, bila isteri kedua sengaja disediakan sejak awal oleh isteri pertama, hehehe...)

Thursday, November 30, 2006

Kalahkan Smackdown dengan Speedy



"Inenet..inenet.."
Ini teriakan baru dari Justin, ragil saya yang baru beranjak dua tahun. Inenet alias internet versi lidah dia, jadi mainan baru di rumah. Sengaja modem saya letakkan di bawah agar lebih mudah dijangkau kedua anak saya. Fani (7 th) Sang kakak yang sekarang kelas 3 SD jadi makin sering nongkrong di depan komputer. Berdua dengan Justin, mereka getol berselancar, walau masih sebatas menyambangi game online atau sekadar mencari gambar barbie.
Kini, bila Justin mulai merangsek saya di kala lagi kerja, maka itulah alamat saya harus merelakan komputer. "Inenet ya Pa ?" itulah kalimat pembuka dari Justin. Selanjutnya dengan mata membulat dan tak berkedip dia akan berkata lagi, "Justin pinjem dulu ya, pa?"
Ya sudah. Yang tua menyingkir. Walau terkadang saya sedang utak-atik citra satelit buat menyelesaikan studi mangrove.
Setidaknya, sejak berlangganan speedy, Justin tak lagi ingat tontonan kegemarannya: "semekdon.., Pa.."

Uang Transport buat Speedy

Kadang saya malu bila membandingkan diri saya dengan penjual Pop Ice, penjual kue cubit, apalagi dengan pedagang kelontong. Mereka berani berinventasi, saya tidak!
Penjual Pop ice setidaknya akan merogoh koceknya untuk membeli blender, mebeli sekardus pop ice aneka rasa, sedotan, dan gelas-gelas plastik. Bisa jadi untuk menyiapkan semua itu, pedagang pop ice tidak cukup hanya dengan menguras tuntas tabungan. Sama halnya dengan penjual kue cubit. Hanya kenekadan plus semangat survival yang memaksanya untuk berinvestasi membuat gerobak, membeli tungku, dan tentunya penggorengan berbentuk bulet-bulet kecil.
Pedagang kelontong lebih hebat lagi. Selain harus punya stock, mereka mutlak harus membuat "kantor" dengan segala isinya.
Sedangkan saya ?
Ah, lima tahun berlalu sejak memutuskan kerja freelance, baru kali ini berani berlangganan internet. Itu juga karena tergoda rayuan speedy. Cukup dengan duaratus ribu rupiah per bulan bisa browsing hingga 1 GB, gratis modem lagi.
Sebetulnya, angka dua ratus ribu terbilang lebih irit daripada saya musti kelilingan nyari order. Di Jakarta, uang transport dua ratus ribu rupiah sebulan nyaris termasuk "belum bisa kemana-mana". Dengan internet, uang segitu mengantarkan saya ke mana pun, tak lagi sebatas Jakarta-Bogor-Bekasi.
anang, yb

Wednesday, November 08, 2006

Benua Atlantis itu (Ternyata) Indonesia

Oleh H. PRIYATNA ABDURRASYID

Source: Pikiran Rakyat Online

MUSIBAH alam beruntun dialami Indonesia. Mulai dari tsunami di Aceh
hingga yang mutakhir semburan lumpur panas di Jawa Timur. Hal itu
mengingatkan kita pada peristiwa serupa di wilayah yang dikenal sebagai Benua
Atlantis. Apakah ada hubungan antara Indonesia dan Atlantis?

Plato (427 - 347 SM) menyatakan bahwa puluhan ribu tahun lalu terjadi
berbagai letusan gunung berapi secara serentak, menimbulkan gempa,
pencairan es, dan banjir. Peristiwa itu mengakibatkan sebagian permukaan
bumi tenggelam. Bagian itulah yang disebutnya benua yang hilang atau
Atlantis.

Penelitian mutakhir yang dilakukan oleh Aryso Santos, menegaskan
bahwa Atlantis itu adalah wilayah yang sekarang disebut Indonesia. Setelah
melakukan penelitian selama 30 tahun, ia menghasilkan buku Atlantis,
The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of Plato's
Lost Civilization (2005). Santos menampilkan 33 perbandingan, seperti
luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara bertani,
yang akhirnya menyimpulkan bahwa Atlantis itu adalah Indonesia. Sistem
terasisasi sawah yang khas Indonesia, menurutnya, ialah bentuk yang
diadopsi oleh Candi Borobudur, Piramida di Mesir, dan bangunan kuno Aztec di
Meksiko.

baca lanjutannya ...


Konteks Indonesia

Bukan kebetulan ketika Indonesia pada tahun 1958, atas gagasan Prof.
Dr. Mochtar Kusumaatmadja melalui UU no. 4 Perpu tahun 1960,
mencetuskan Deklarasi Djoeanda. Isinya menyatakan bahwa negara Indonesia dengan
perairan pedalamannya merupakan kesatuan wilayah nusantara. Fakta itu
kemudian diakui oleh Konvensi Hukum Laut Internasional 1982. Merujuk
penelitian Santos, pada masa puluhan ribu tahun yang lalu wilayah negara
Indonesia merupakan suatu benua yang menyatu. Tidak terpecah-pecah dalam
puluhan ribu pulau seperti halnya sekarang.

Santos menetapkan bahwa pada masa lalu itu Atlantis merupakan benua
yang membentang dari bagian selatan India, Sri Lanka, Sumatra, Jawa,
Kalimantan, terus ke arah timur dengan Indonesia (yang sekarang) sebagai
pusatnya. Di wilayah itu terdapat puluhan gunung berapi yang aktif dan
dikelilingi oleh samudera yang menyatu bernama Orientale, terdiri dari
Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Teori Plato menerangkan bahwa Atlantis merupakan benua yang hilang
akibat letusan gunung berapi yang secara bersamaan meletus. Pada masa itu
sebagian besar bagian dunia masih diliput oleh lapisan-lapisan es (era
Pleistocene). Dengan meletusnya berpuluh-puluh gunung berapi secara
bersamaan yang sebagian besar terletak di wilayah Indonesia (dulu) itu,
maka tenggelamlah sebagian benua dan diliput oleh air asal dari es yang
mencair. Di antaranya letusan gunung Meru di India Selatan dan gunung
Semeru/Sumeru/Mahameru di Jawa Timur. Lalu letusan gunung berapi di
Sumatera yang membentuk Danau Toba dengan pulau Somasir, yang merupakan
puncak gunung yang meletus pada saat itu. Letusan yang paling dahsyat di
kemudian hari adalah gunung Krakatau (Krakatoa) yang memecah bagian
Sumatera dan Jawa dan lain-lainnya serta membentuk selat dataran Sunda.

Atlantis berasal dari bahasa Sanskrit Atala, yang berarti surga atau
menara peninjauan (watch tower), Atalaia (Potugis), Atalaya (Spanyol).
Plato menegaskan bahwa wilayah Atlantis pada saat itu merupakan pusat
dari peradaban dunia dalam bentuk budaya, kekayaan alam, ilmu/teknologi,
dan lain-lainnya. Plato menetapkan bahwa letak Atlantis itu di Samudera
Atlantik sekarang. Pada masanya, ia bersikukuh bahwa bumi ini datar dan
dikelilingi oleh satu samudera (ocean) secara menyeluruh.

Ocean berasal dari kata Sanskrit ashayana yang berarti mengelilingi
secara menyeluruh. Pendapat itu kemudian ditentang oleh ahli-ahli di
kemudian hari seperti Copernicus, Galilei-Galileo, Einstein, dan Stephen
Hawking.

Santos berbeda dengan Plato mengenai lokasi Atlantis. Ilmuwan Brazil
itu berargumentasi, bahwa pada saat terjadinya letusan berbagai gunung
berapi itu, menyebabkan lapisan es mencair dan mengalir ke samudera
sehingga luasnya bertambah. Air dan lumpur berasal dari abu gunung berapi
tersebut membebani samudera dan dasarnya, mengakibatkan tekanan luar
biasa kepada kulit bumi di dasar samudera, terutama pada pantai benua.
Tekanan ini mengakibatkan gempa. Gempa ini diperkuat lagi oleh
gunung-gunung yang meletus kemudian secara beruntun dan menimbulkan gelombang
tsunami yang dahsyat. Santos menamakannya Heinrich Events.

Dalam usaha mengemukakan pendapat mendasarkan kepada sejarah dunia,
tampak Plato telah melakukan dua kekhilafan, pertama mengenai
bentuk/posisi bumi yang katanya datar. Kedua, mengenai letak benua Atlantis yang
katanya berada di Samudera Atlantik yang ditentang oleh Santos.
Penelitian militer Amerika Serikat di wilayah Atlantik terbukti tidak berhasil
menemukan bekas-bekas benua yang hilang itu. Oleh karena itu tidaklah
semena-mena ada peribahasa yang berkata, "Amicus Plato, sed magis amica
veritas." Artinya,"Saya senang kepada Plato tetapi saya lebih senang
kepada kebenaran."

Namun, ada beberapa keadaan masa kini yang antara Plato dan Santos
sependapat. Yakni pertama, bahwa lokasi benua yang tenggelam itu adalah
Atlantis dan oleh Santos dipastikan sebagai wilayah Republik Indonesia.
Kedua, jumlah atau panjangnya mata rantai gunung berapi di Indonesia.
Di antaranya ialah Kerinci, Talang, Krakatoa, Malabar, Galunggung,
Pangrango, Merapi, Merbabu, Semeru, Bromo, Agung, Rinjani. Sebagian dari
gunung itu telah atau sedang aktif kembali.

Ketiga, soal semburan lumpur akibat letusan gunung berapi yang abunya
tercampur air laut menjadi lumpur. Endapan lumpur di laut ini kemudian
meresap ke dalam tanah di daratan. Lumpur panas ini tercampur dengan
gas-gas alam yang merupakan impossible barrier of mud (hambatan lumpur
yang tidak bisa dilalui), atau in navigable (tidak dapat dilalui), tidak
bisa ditembus atau dimasuki. Dalam kasus di Sidoarjo, pernah dilakukan
remote sensing, penginderaan jauh, yang menunjukkan adanya sistim
kanalisasi di wilayah tersebut. Ada kemungkinan kanalisasi itu bekas
penyaluran semburan lumpur panas dari masa yang lampau.

Bahwa Indonesia adalah wilayah yang dianggap sebagai ahli waris
Atlantis, tentu harus membuat kita bersyukur. Membuat kita tidak rendah diri
di dalam pergaulan internasional, sebab Atlantis pada masanya ialah
pusat peradaban dunia. Namun sebagai wilayah yang rawan bencana,
sebagaimana telah dialami oleh Atlantis itu, sudah saatnya kita belajar dari
sejarah dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan mutakhir untuk
dapat mengatasinya.***

Prof. Dr. H. PRIYATNA ABDURRASYID, Ph.D,
Penulis, Direktur Kehormatan International Institute of Space Law

(IISL), Paris-Prancis

Monday, October 30, 2006

JejakGeografer.com - Nyaris Satu Tahun

Kemarin ada email masuk dari penyedia jasa web-hosting. Hmm, tagihan pembayaran domain name jejakgeografer.com untuk setahun ke depan.
Photobucket - Video and Image Hosting
Aha! Sudah setahun ya umur blog Jejak Geografer ini?
Entah sudah berapa kali blog ini berganti wajah. Sepertinya lebih dari enam kali. Setiap kali melihat template blog yang keren rasanya pingin buru-buru menggulung template yang lama.
Dari sekian banyak cerita yang pernah dipajang di blog ini, tetap saja ada kisah yang tidak ingin saya lupakan. Kisah yang mengharukan, menggelikan, menyebalkan, bahkan membuat mata saya tetap berkaca-kaca walau sudah membacanya belasan kali.
Ada kisah panjang (yang terpaksa saya potong), ada juga tulisan minim kata.
Dari satu blog ini, kini telah beranak menjadi belasan bahkan nyaris 20 biji. Ada yang sekali bikin terus dilupakan, ada juga yang khusus buat cari sesuap spaghetti. Sempat juga tergiur bikin blog adsense hingga lahirlah situs software pemetaan gratisan dan juga blog religi.
Thanks buat anda yang sekali-dua kali pernah mengunjungi blog ini!

Thursday, September 28, 2006

Lapindo Brantas: Sang Negosiator

Penanggulangan semburan lumpur panas di Porong, Sidoarjo dapat dikisahkan dari sisi yang unik: sepak terjang sang negosiator.
Lepas dari peran pat-gulipat, keberhasilan "meluluhkan" pejabat hingga level tertinggi tentulah bukan perkara yang semudah menghisap Djarum Black.
Awalnya: lumpur panas Tidak boleh dibuang ke Sungai Porong dan laut
Selanjutnya: Boleh saja dibuang ke laut asal dilakukan treathment yang diawasi ketat. Pengaliran lumpur menggunakan pipa.
Selanjutnya lagi: Silakan dibuang ke laut tanpa proses pengolahan apa pun.
Selanjutnya lagi dan lagi: Silakan buang ke laut melalui Sungai Porong
Dari sisi argumen, telah disiapkan kalimat-kalimat sakti semisal "force majeur", "pilih mana, melindungi ikan atau nyawa manusia?", "Lapindo telah mengeluarkan dana 1,5 triliun", "kawasan Porong adalah daerah rawan bencana-tidak layak ditinggali", "lumpur bermanfaat untuk reklamasi" bla-bla-bla...
Hmm... proses negosiasi memang untold story, setidaknya belum ada media yang mau berpeluh melakukan investigasi. Atau ada yang bisa berbagi cerita?

Wednesday, September 13, 2006

Aku miskin karena selembar STIKER

Mengapa orang keranjingan memasang stiker "fear factor" di pantat motor/mobil mereka ?
Mengapa juga orang berburu stiker berbentuk layang-layang bertuliskan "keluarga PM (Polisi Militer)" ?
Citra diri, itulah yang dikejar! Seolah dengan melekatkan stiker tersebut di bodi kendaraan, orang yang menonton akan menganggap si pengendara sama gagah-perkasanya dengan PM, saya nekatnya dengan kontestan Fear Factor. Aku yakin aku gagah. Aku yakin aku bernyali. Alam bawah sadar akhirnya terbius oleh citra yang dibangun lewat label berujud selembar stiker.
Lantas apa yang bakal terjadi atas saudara-saudara kita yang di pintu depan rumahnya dipasang stiker "keluarga miskin" (agar dapat dana kompensasi BBM) atau desanya diberi label "desa miskin" ?
Betapa ngerinya bila merekapun juga merasa nyaman dan terbius dengan citra diri yang terbangun lewat stiker berlabel miskin itu.
Betapa bakal repotnya para alim ulama, guru sekolah untuk mendongkrak kembali harga diri dan martabat masyarakat yang telah terstigma lewat label bikinan penguasa. Bukan perkara gampang mengajak mereka mengubah tangan di bawah (peminta) menjadi tangan di atas (pemberi).

anangyb